DPRD Kaltim

Krisis Air Bersih di Balikpapan, Abdulloh Tegaskan Pemerintah Sedang Mengupayakan Air Baku dari Waduk Sepaku

30
×

Krisis Air Bersih di Balikpapan, Abdulloh Tegaskan Pemerintah Sedang Mengupayakan Air Baku dari Waduk Sepaku

Share this article
Anggota DPRD Kaltim Abdulloh

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com–Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Abdulloh, menerima berbagai keluhan terkait masalah air bersih dari warga saat melakukan reses di Balikpapan. Salah satu keluhan utama yang disampaikan adalah kesulitan dalam mengajukan permohonan sambungan baru ke PDAM, minimnya jaringan pipa induk, dan ketidakmerataan distribusi air bersih.
Menurut Abdulloh, banyak warga yang mengeluhkan pasokan air yang belum tersalurkan dengan baik, khususnya di sebagian wilayah Balikpapan Utara.
“Kondisi ini sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir,” ungkap Abdulloh.
Warga juga mengeluhkan durasi aliran air yang terbatas, hanya sekitar satu jam, yang membuat mereka kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Meskipun demikian, warga mengucapkan terima kasih kepada Abdulloh atas kontribusinya selama ini dalam meningkatkan infrastruktur di Balikpapan, seperti peningkatan jalan lingkungan, penerangan jalan umum, dan perbaikan drainase.
Abdulloh menjelaskan bahwa salah satu faktor utama yang menyebabkan krisis air bersih adalah terbatasnya sumber air baku yang dimiliki oleh Perusda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) atau PDAM. Kapasitas air baku yang ada saat ini tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan air seluruh masyarakat, terlebih dengan pesatnya pertumbuhan jumlah penduduk di Kota Balikpapan.
Sebagai langkah solusi, Abdulloh menyebutkan bahwa pemerintah kota Balikpapan sedang berupaya untuk memenuhi kebutuhan air baku dengan memanfaatkan sumber air dari Waduk Sepaku yang terletak di Desa Semoi, Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Pemerintah kota sudah berencana untuk memasok air baku dari Waduk Sepaku dengan kapasitas 1.000 liter per detik. Rencana ini sudah disetujui oleh Kementerian PUPR dan diperkirakan dapat mulai mengalir pada tahun 2025 mendatang,” tambah Abdulloh.
Dengan adanya upaya pemerintah untuk mengalirkan air dari Waduk Sepaku, diharapkan pada tahun 2025 kebutuhan air masyarakat Balikpapan dapat terpenuhi dengan lebih baik, mengurangi ketergantungan pada sumber air yang terbatas, dan meningkatkan kualitas hidup warga setempat.(adv/sb-01/dprdkaltim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *