BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Gedung Parkir Klandasan (GPK), yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, kini menghadapi masalah sepinya pengunjung parkir. Meskipun memiliki kapasitas untuk menampung 400 sepeda motor dan 250 mobil, serta dibangun dengan biaya besar, gedung berlantai delapan ini jarang dipadati kendaraan. Hal ini menjadi perhatian serius anggota DPRD Kaltim, Sabaruddin Panrecalle, yang menilai perlu adanya inovasi dalam pemanfaatan gedung tersebut.
Sabaruddin mengatakan, gedung parkir ini dibangun sesuai dengan DED (Detail Engineering Design) yang bertujuan untuk menampung kendaraan masyarakat. Namun, mengingat kondisi terkini, dia melihat ada potensi untuk menambah fungsi gedung dengan melibatkan sektor lain, seperti UMKM, khususnya di bidang kuliner.
“Jika tempat ini terlalu sepi, kenapa tidak dimanfaatkan untuk UMKM atau tempat kuliner yang bisa meramaikan suasana? Ini bisa menjadi solusi agar gedung ini lebih hidup,” ujarnya.
Ia menilai bahwa dengan hadirnya kawasan kuliner, terutama yang buka di malam hari, Gedung Parkir Klandasan bisa menarik lebih banyak pengunjung.
“Sekarang kuliner malam semakin populer, jadi kenapa tidak dimanfaatkan untuk hal tersebut? Dengan sentuhan kreativitas dan inovasi, tempat ini bisa menjadi destinasi wisata kuliner yang menarik bagi masyarakat,” tambahnya.
Sabaruddin berharap, pihak terkait dapat berimprovisasi dalam mengelola gedung ini sehingga bisa memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan potensi ekonomi daerah. Pemanfaatan Gedung Parkir Klandasan untuk UMKM dan kuliner, menurutnya, bisa menjadi langkah strategis untuk mendukung perekonomian lokal di Balikpapan.(adv/sb-01/dprdkaltim)
Sabaruddin Dukung Pemanfaatan Gedung Parkir Klandasan untuk UMKM dan Kuliner












