KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Pelatihan Intensif Relawan Pemadam Kebakaran Kukar Selama Ramadan, Fokus pada Penggunaan Teknologi RGP

37
×

Pelatihan Intensif Relawan Pemadam Kebakaran Kukar Selama Ramadan, Fokus pada Penggunaan Teknologi RGP

Share this article
Kepala Disdamkarmatan Kukar Fida Hurasani

TENGGARONG, suarabalikpapan.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan pelatihan intensif untuk para relawan pemadam kebakaran (Redkar) selama bulan Ramadhan. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan para anggota dalam menangani situasi darurat, terutama dalam pemadaman kebakaran dan penanggulangan bencana.
Pelatihan yang dimulai pada awal bulan Ramadan ini berlangsung hingga minggu ketiga, dengan puncaknya akan dilakukan simulasi menggunakan Resuscitation Guiding Puppet (RGP), sebuah alat canggih yang dilengkapi dengan sensor digital untuk melatih teknik resusitasi dan pacu jantung.
Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, menjelaskan bahwa tidak semua anggota Redkar telah terbiasa mengoperasikan alat RGP ini dengan baik. Oleh karena itu, pelatihan intensif ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk memperdalam kemampuan dalam penggunaan teknologi modern yang mendukung tugas-tugas penyelamatan.
“Saya ingin memastikan bahwa sumber daya manusia yang terlibat dalam Redkar memiliki keterampilan yang mumpuni. Pelatihan ini menjadi tantangan baru bagi kami, terutama dalam penguasaan teknologi canggih yang dapat membantu dalam situasi darurat,” ujar Fida Hurasani pada Sabtu (8/3/2025).
Meskipun Disdamkarmatan Kukar hanya bertanggung jawab dalam memberikan pelatihan dan fasilitas, Fida menekankan pentingnya keberlanjutan keterampilan yang dimiliki oleh para relawan. Para anggota diharapkan dapat terus mengembangkan diri, meskipun tantangan yang dihadapi dalam pekerjaan pemadam kebakaran tidak selalu dapat diprediksi.
Dalam menjalankan tugasnya, Fida juga menyoroti pentingnya kecepatan respons dalam menangani situasi darurat. Kabupaten Kutai Kartanegara, meskipun memiliki berbagai keterbatasan, terus berusaha meningkatkan kualitas dan profesionalisme para petugas pemadam kebakaran melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan secara berkelanjutan.
“Kadang, sebelum kami sempat mengadakan pelatihan atau standarisasi, sudah ada kejadian yang mengharuskan kami turun langsung. Namun, dari setiap kejadian tersebut, kami belajar dan terus berusaha meningkatkan kesiapan,” tambahnya.
Selain itu, Fida juga menekankan bahwa pihaknya selalu siap berkoordinasi dengan instansi lain seperti kepolisian dan berbagai lembaga terkait dalam menghadapi situasi darurat. Dalam dunia pemadam kebakaran, kesigapan dan kerja sama tim menjadi kunci utama dalam setiap operasi.
“Kecepatan dalam bertindak sangat menentukan. Dalam pekerjaan ini, kami tidak boleh lengah. Kesiapsiagaan adalah hal yang paling penting,” tegasnya.
Fida juga mengapresiasi semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada relawan Redkar, berharap mereka terus berkembang menjadi tenaga pemadam kebakaran yang lebih terampil dan profesional dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *