TENGGARONG, suarabalikpapan.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat upaya pelestarian pesut Mahakam dengan sejumlah langkah konservasi yang melibatkan masyarakat dan pengawasan aktivitas ilegal. Meskipun DKP Kukar tidak menangani pelestarian langsung pesut, mereka bekerja sama dengan Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) untuk menjaga habitat pesut di perairan Mahakam.
Kepala DKP Kukar, Muslik, mengungkapkan bahwa salah satu langkah utama yang dilakukan adalah sosialisasi terkait pentingnya kawasan konservasi perairan Mahakam, khususnya di wilayah hulu Kutai Kartanegara. “Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka memahami pentingnya kawasan konservasi perairan bagi kelangsungan hidup pesut,” ujar Muslik dalam keterangan persnya, Senin (10/3/2025).
Upaya sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar tentang pentingnya menjaga kelestarian pesut Mahakam dan ekosistem perairan di wilayah mereka.
Selain sosialisasi, DKP Kukar juga aktif mengawasi praktik illegal fishing yang masih terjadi di beberapa wilayah perairan Mahakam. Pihaknya melakukan pemantauan ketat terhadap penggunaan alat tangkap yang berpotensi merusak ekosistem dan membahayakan pesut Mahakam.
Muslik menambahkan, “Kami mengimbau nelayan agar tidak memasang renggih sembarangan karena bisa membahayakan pesut. Sebagai alternatif, mereka dianjurkan menggunakan alat tangkap yang lebih aman, seperti pengilar.” Langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko terhadap populasi pesut yang semakin terancam.
Sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga kelangsungan hidup pesut Mahakam, DKP Kukar juga melakukan revitalisasi kawasan konservasi, termasuk pemulihan habitat-habitat penting bagi pesut. Upaya ini bertujuan untuk memastikan keberlangsungan populasi pesut, yang semakin terancam akibat faktor alam dan aktivitas manusia.
Dengan berbagai upaya konservasi yang terus digalakkan, DKP Kukar berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga ekosistem perairan dan mendukung pelestarian pesut Mahakam. Muslik menekankan, “Pada intinya kami mengharapkan agar pesut ini tetap terjaga keberadaannya, mengingat populasinya semakin hari semakin berkurang. Hal ini juga harus mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat sekitar.”
Melalui upaya bersama, DKP Kukar berharap populasi pesut Mahakam dapat terus bertahan dan berkembang demi kelestarian spesies langka ini di masa depan.(adv)
DKP Kukar Dukung Pelestarian Pesut Mahakam Lewat Sosialisasi dan Pengawasan Illegal Fishing












