KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

FKPR Ke-2 2025 Dimeriahkan 302 Pemuda dari Berbagai Kecamatan di Kukar

50
×

FKPR Ke-2 2025 Dimeriahkan 302 Pemuda dari Berbagai Kecamatan di Kukar

Share this article
Festival Kreativitas Pemuda Ramadan (FKPR) Ke-2 2025 sukses digelar di Tenggarong, Kukar, dengan 302 peserta dari berbagai kecamatan.

TENGGARONG, suarabalikpapan.com – Festival Kreativitas Pemuda Ramadan (FKPR) Ke-2 yang digelar pada 12-15 Maret 2025 di halaman parkir Pendopo Bupati, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), sukses menarik perhatian 302 pemuda dari berbagai kecamatan di daerah tersebut. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar dengan tujuan memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan mengasah keterampilan mereka.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa FKPR adalah ajang penting bagi pemuda di Kukar untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka dalam berbagai bidang.
“Kami ingin memberikan kesempatan bagi pemuda-pemudi Kukar untuk tampil dan berkompetisi. Salah satunya adalah dengan menyediakan panggung bagi lomba Habsyi, yang selama ini telah berlatih rutin namun belum memiliki wadah untuk berkompetisi,” ungkapnya.
Aji juga menambahkan bahwa sosialisasi festival ini telah meluas ke seluruh kecamatan, yang terbukti dari tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai wilayah di Kukar.
Beberapa lomba yang diadakan antara lain: Lomba Azan: Diikuti oleh 17 peserta dari berbagai kecamatan, dengan dominasi peserta dari Tenggarong (13), Loa Kulu (2), Anggana (1), dan Muara Jawa (1). Lomba Habsyi: Diikuti oleh 12 tim, dengan mayoritas peserta berasal dari Tenggarong (9), Tenggarong Seberang (2), dan Loa Janan (1). Lomba Menyeduh Kopi: Dimeriahkan oleh 24 peserta, sebagian besar berasal dari Tenggarong (23), serta Kota Bangun (1).Lomba Bergerakan Sahur: Diikuti oleh 8 tim yang semuanya berasal dari Kecamatan Tenggarong.Lomba Pertunjukan Seni: Diikuti oleh 16 peserta, dengan peserta terbanyak berasal dari Tenggarong (14) dan Muara Jawa (2). Lomba Kaligrafi: Diikuti oleh 28 peserta, termasuk dari Tenggarong (6), Tenggarong Seberang (3), Muara Jawa (4), Sebulu (2), Loa Janan (9), Muara Badak (2), Marangkayu (1), dan Kota Bangun (1). Lomba Videografi: Diikuti oleh 15 peserta dari berbagai kecamatan, termasuk Tenggarong (6), Samboja (4), Loa Kulu (1), Tenggarong Seberang (2), Loa Janan (1), dan Muara Jawa (1).
Selain kompetisi, FKPR Ke-2 juga menjadi ajang kolaborasi antara berbagai komunitas dan organisasi kepemudaan yang ada di Kukar. Di antaranya adalah komunitas kaligrafi, komunitas seni, komunitas film, pemuda pelopor, wirausaha muda pemula, influencer, serta duta bahasa. Tidak hanya itu, festival ini juga melibatkan warga binaan Lapas Kelas 2A Tenggarong.
Berbagai grup seni dan musisi juga turut memeriahkan acara, di antaranya Prodeo Band, Takeru, R.A. Heraki Islami School, Pentras Makensa, Sanggar Tari Adila, Eksmus Semepsa, Eksmus Manda, Kerawan Bebaya, Yeni Anggar, dan Faira Nur Perisa.
Aji Ali Husni berharap FKPR Ke-2 dapat menjadi momentum untuk membangun generasi muda Kukar yang lebih kreatif, inovatif, dan berdaya saing.
“Festival ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga sebagai cara untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan membangun generasi muda yang lebih berkualitas,” tutupnya.
Dengan suksesnya penyelenggaraan FKPR Ke-2 ini, diharapkan komunitas-komunitas dan kelompok seni yang terlibat dapat terus konsisten mengembangkan minat dan bakat mereka, serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan seni dan kreativitas di Kukar.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *