KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Desa Bukit Pariaman Promosikan Gula Merah Aren dan Produk Lokal untuk Dukung UMKM

55
×

Desa Bukit Pariaman Promosikan Gula Merah Aren dan Produk Lokal untuk Dukung UMKM

Share this article
Kepala Desa Bukit Pariaman Sugeng Riadi

TENGGARONG, suarabalikpapan.com – Desa Bukit Pariaman, Kecamatan Tenggarong Seberang, terus mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar utama ekonomi lokal. Salah satu produk unggulan yang tengah naik daun adalah gula merah aren yang semakin dikenal di pasaran.
Sejak dua tahun terakhir, usaha produksi gula merah aren ini berkembang pesat berkat berbagai dukungan pemerintah desa, termasuk melalui program promosi yang melibatkan partisipasi dalam pameran dan ekspo, baik di Tenggarong maupun acara HKG di Tenggarong Seberang. Menurut Kepala Desa Bukit Pariaman, Sugeng Riadi, pihaknya berkomitmen untuk terus memfasilitasi para pelaku UMKM lokal dengan memberikan ruang untuk memperkenalkan produk mereka dalam setiap acara besar yang digelar.
“Setiap ada pameran atau acara besar, kami berusaha memfasilitasi UMKM lokal untuk berpartisipasi, sehingga produk-produk mereka semakin dikenal luas,” ujar Sugeng Riadi. Desa Bukit Pariaman memiliki beragam produk UMKM yang patut diperkenalkan, termasuk keripik buatan ibu rumah tangga dan kerajinan manik-manik serta anyaman nipah dari warga Dusun Brambe.
Untuk memperluas jangkauan pasar, pemerintah desa berencana untuk membuka lapak pameran produk lokal yang memungkinkan masyarakat setempat lebih mudah memasarkan hasil karya mereka tanpa harus bergantung pada pasar luar daerah. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keberlanjutan UMKM dan membuka peluang usaha lebih luas.
Saat ini, jumlah pelanggan yang mengonsumsi produk UMKM dari Bukit Pariaman sudah cukup banyak. Namun, masih ada beberapa pelaku usaha yang belum terdaftar secara resmi dalam program UMKM desa. Pemerintah desa pun aktif berupaya mendaftarkan pelaku usaha baru dalam berbagai program yang digagas oleh pemerintah kabupaten, sehingga mereka dapat memperoleh dukungan lebih banyak dan akses pasar yang lebih luas.
Selain itu, pada tahun lalu, pemerintah desa bersama pemerintah kabupaten mengadakan pelatihan UMKM di Balai Pertemuan Umum (BPU) yang mencakup berbagai topik penting. Pelatihan ini meliputi teknik pengemasan produk yang lebih menarik, cara memperoleh sertifikasi halal untuk produk makanan dan minuman, serta strategi pemasaran digital untuk menjangkau lebih banyak konsumen.
Berkat pelatihan tersebut, banyak pelaku UMKM yang awalnya belum memahami prosedur dan regulasi terkait produk mereka, kini sudah siap untuk menghadapi tantangan pasar. Beberapa di antaranya bahkan sudah berhasil mendapatkan sertifikasi halal untuk produk mereka, sebuah pencapaian yang membuka peluang ekspansi bisnis yang lebih besar.
Pemerintah Desa Bukit Pariaman berharap bahwa kerjasama yang solid antara pemerintah desa dan kabupaten dapat terus berlanjut, sehingga sektor UMKM di desa ini dan sekitarnya dapat berkembang lebih pesat. “Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk mendorong semangat kemandirian. Kami yakin, dengan kerja sama yang baik, UMKM di desa ini akan semakin maju dan berkontribusi dalam memperkuat perekonomian lokal,” tutup Sugeng Riadi.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *