KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Program Prioritas Kecamatan Samboja Barat 2025, Fokus pada Infrastruktur Dasar

26
×

Program Prioritas Kecamatan Samboja Barat 2025, Fokus pada Infrastruktur Dasar

Share this article
Camat Samboja Barat Burhanuddin

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Pemerintah Kecamatan Samboja Barat menegaskan bahwa program prioritas pembangunan tahun 2025 akan difokuskan pada penyelesaian infrastruktur dasar. Hal ini disampaikan langsung oleh Camat Samboja Barat, Burhanuddin, berdasarkan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Salah satu agenda utama adalah penyelesaian pembangunan Kantor Camat Samboja Barat yang hingga kini masih belum rampung. Selain itu, terdapat pula rencana pengaspalan jalan penghubung antara Kelurahan Salokapi Darat dan Salokapi Laut.
“Proyek ini sempat tertunda akibat kendala teknis dan administratif, namun diharapkan bisa direalisasikan dalam waktu dekat,” kata Burhanuddin Sabtu (29/3/2025)
Burhanuddin juga menyampaikan usulan lanjutan pembangunan Masjid Anas di Kelurahan Narkosari. “Masjid ini pernah mendapat bantuan tiga tahun lalu. Tahun ini kami ajukan kembali, namun kemungkinan besar baru akan dianggarkan pada tahun 2026,” ungkapnya.
Untuk saat ini, informasi resmi dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) menyebutkan tiga kegiatan yang sudah masuk dalam rencana tahun 2025, yaitu Pembangunan Kantor BPU Kecamatan Samboja Barat, Peningkatan jalan di Kelurahan Salokapi Laut, Peningkatan jalan di Kelurahan Sungai Merdeka dan Karya Merdeka.
Fokus utama tetap pada pemerataan infrastruktur dasar di wilayah kecamatan. Namun demikian, hingga awal April 2025, belum ada kegiatan yang berjalan.
Menurut Burhanuddin, hal ini kemungkinan disebabkan masih dalam proses PBJP (Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah), termasuk proses lelang atau penugasan konsultan yang belum turun ke lapangan.
“Biasanya kegiatan akan mulai tampak setelah Lebaran,” tambahnya.
Sementara itu, program dari dinas lain seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, hingga Dinas Perindustrian, masih belum dikonfirmasi. Biasanya OPD (Organisasi Perangkat Daerah) tersebut akan melaporkan program mereka menjelang pelaksanaan.
Dari sisi potensi kegiatan tambahan, pihak kecamatan menerima informasi dari PDAM terkait rencana pipanisasi di Kelurahan Bukit Merdeka, yang sangat dinantikan warga sebagai salah satu kebutuhan dasar.
Selain itu, Dinas PMD juga merencanakan pembangunan dua pusat terpadu masing-masing di Kelurahan Sungai Merdeka dan Karya Merdeka. Program ini disebut telah sesuai dengan standar dari Dinas Kesehatan.
“Dengan rencana yang ada, kami berharap pembangunan tahun 2025 bisa berjalan efektif, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan memperkuat fondasi wilayah menjelang perkembangan yang lebih besar ke depannya.” Tutupnya.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *