KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Samboja Barat Kembangkan Wisata Alam dan Budaya, Jadi Destinasi Unggulan Baru di Kukar

38
×

Samboja Barat Kembangkan Wisata Alam dan Budaya, Jadi Destinasi Unggulan Baru di Kukar

Share this article
Camat Samboja Barat Burhanuddin

TENGGARONG,suarabalikpapan.com–Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, terus menunjukkan geliat dalam pengembangan sektor pariwisata. Dengan kekayaan alam yang masih terjaga dan potensi wisata berbasis pertanian, kawasan ini siap menjadi destinasi unggulan baru di wilayah tersebut.
Camat Samboja Barat, Burhanuddin, menyampaikan bahwa pihak kecamatan saat ini fokus pada pengembangan pariwisata secara menyeluruh. Menurutnya, wisata tidak hanya sebagai sarana rekreasi semata, tetapi juga menjadi medium untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin pariwisata menjadi jalan untuk mengangkat ekonomi lokal, dengan tetap menjaga kearifan lokal dan kelestarian lingkungan,” ujarnya pada Jumat (4/4/2025).
Beberapa destinasi wisata di Samboja Barat yang kini tengah dikembangkan antara lain: Pantai Ambalat: Wisata bahari dengan panorama menawan. Pengunjung juga mendapatkan produk UMKM lokal sebagai bagian dari tiket masuk. Pantai Salokapi Laut: Dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pantai ini menjadi ikon wisata berbasis komunitas. Batu Dinding: Destinasi petualangan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura), cocok untuk pecinta alam.Wisata Pertanian Lokawar: Menawarkan wisata edukasi pertanian dengan pengalaman langsung menanam dan panen sayuran. Rawa Lumbur: Obyek wisata alam berupa rawa alami yang cocok untuk wisata minat khusus. Lamin Etam: Wisata budaya milik swasta dengan nuansa adat yang kuat dan unik.
Meski memiliki potensi besar, pengembangan destinasi wisata di Samboja Barat masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait infrastruktur. Camat Burhanuddin menyebutkan bahwa sinergi antara pemerintah kecamatan, Dinas Pariwisata, dan OPD terkait sangat diperlukan agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Kami berharap beberapa event pariwisata dapat masuk dalam kalender resmi kabupaten, dengan dukungan promosi dan logistik untuk Pokdarwis. Akses jalan juga masih menjadi tantangan utama, terutama ke Batu Dinding dan Lokawar,” jelasnya.
Saat ini, pengajuan proyek pengaspalan jalan menuju Pantai Ambalat serta semenisasi akses ke Pantai Salokapi Laut melalui Jalan Padaidi sudah dilakukan. Burhanuddin berharap program ini segera terealisasi demi meningkatkan kenyamanan wisatawan.
Wisata di Samboja Barat juga didesain untuk mendukung ekonomi kerakyatan. Salah satu contoh inovatif adalah pemberian produk UMKM lokal kepada setiap pengunjung Pantai Ambalat. Strategi ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar sekaligus memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih luas.
Meskipun keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan, Kecamatan Samboja Barat tetap optimis. Dengan semangat kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, kawasan ini diyakini akan menjadi magnet wisata baru di Kalimantan Timur.
“Dengan potensi alam yang luar biasa dan semangat kolaboratif masyarakat, Samboja Barat siap menjadi primadona wisata baru di Kalimantan Timur. Pariwisata harus menggandeng ekonomi lokal, mempromosikan budaya, dan menjaga kelestarian lingkungan,” tutup Burhanuddin.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *