KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Kelurahan Sukarame Prioritaskan Pelatihan UMKM dan Infrastruktur di Tahun 2025

44
×

Kelurahan Sukarame Prioritaskan Pelatihan UMKM dan Infrastruktur di Tahun 2025

Share this article
Lurah Sukarame Muhammad Zulkifli

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Pemerintah Kelurahan Sukarame, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, menargetkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi dan pembangunan infrastruktur sepanjang tahun 2025. Di bawah kepemimpinan Lurah Muhammad Zulkifli, Kelurahan Sukarame mengusung pendekatan yang seimbang antara pembangunan sosial dan fisik wilayah.
Salah satu prioritas utama tahun ini adalah pelaksanaan pelatihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menyasar ibu-ibu, khususnya anggota Tim Kesejahteraan Keluarga (TKK) dan kader Posyandu. Program pelatihan ini bertujuan membekali para ibu dengan keterampilan wirausaha yang dapat meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.
“Insya Allah, pelatihan ini akan kami realisasikan tahun ini. Kami ingin ibu-ibu tidak hanya aktif secara sosial, tapi juga berdaya secara ekonomi,” ujar Lurah Sukarame, Muhammad Zulkifli, pada Sabtu (5/4/2025).
Tak hanya menyasar kaum ibu, Kelurahan Sukarame juga meluncurkan pelatihan khusus untuk pemuda melalui program Kelurahan Fokus Tematik (KFT). Program ini didukung dengan alokasi dana sebesar Rp50 juta, dan akan difokuskan pada pelatihan kewirausahaan serta keterampilan praktis.
“Kami ingin pemuda Sukarame tumbuh sebagai pelaku UMKM yang tangguh. Dengan pelatihan yang sesuai, mereka bisa membuka usaha sendiri dan bahkan menciptakan lapangan kerja baru,” imbuh Zulkifli.
Selain sektor ekonomi, perhatian besar juga diarahkan pada pengembangan infrastruktur. Pemerintah kelurahan menargetkan pembangunan dan perbaikan gang-gang kecil, yang menjadi jalur transportasi penting bagi warga. Proyek ini dinilai vital untuk meningkatkan konektivitas antarkawasan serta mendukung aktivitas harian warga di wilayah padat penduduk.
“Kami berusaha menyeimbangkan antara program pemberdayaan sosial dan pembangunan fisik. Infrastruktur yang memadai akan mendukung mobilitas warga, apalagi di daerah seperti Sukarame,” jelasnya.
Dengan jumlah penduduk sekitar 2.000 hingga 3.000 jiwa dan 13 Rukun Tetangga (RT), Kelurahan Sukarame memiliki posisi strategis karena terletak di jantung Kota Tenggarong. Posisi ini membawa tantangan tersendiri dalam penyediaan fasilitas umum yang memadai.
“Letak yang strategis menuntut pelayanan publik yang optimal. Kami terus berkoordinasi dengan kecamatan dan dinas terkait untuk memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi,” tutup Zulkifli.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *