KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Program Da’i Pembangunan di Kukar: Inisiatif Spiritual dan Sosial Menuju Desa Mandiri

42
×

Program Da’i Pembangunan di Kukar: Inisiatif Spiritual dan Sosial Menuju Desa Mandiri

Share this article
Bupati Kukar Edi Damansyah

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengembangkan pendekatan holistik dalam membangun desa-desa melalui program unggulan Da’i Pembangunan. Program ini merupakan transformasi dari inisiatif sebelumnya, Da’i Masuk Desa, yang kini diperluas cakupannya untuk menjawab kebutuhan spiritual sekaligus sosial ekonomi masyarakat pedesaan.
Bupati Kukar, Edi Damansyah, menyampaikan bahwa perubahan nama dan peran ini merupakan hasil masukan dari Ketua MUI Kukar, Kiai Hanan.
“Para da’i tidak hanya berdakwah, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan sosial. Maka dari itu, perubahan nama menjadi Da’i Pembangunan mencerminkan peran mereka yang lebih luas di tengah masyarakat,” ujar Edi pada Minggu, (6/4/2025).
Program ini dirancang untuk menyesuaikan dengan kondisi geografis dan budaya lokal yang terbagi dalam tiga zona utama: zona ulu (pedalaman), zona tengah, dan zona pesisir. Di daerah seperti Tenggarong Seberang dan Muara Kulu, keberadaan para da’i yang telah menetap memungkinkan program ini berjalan secara alami. Namun, fokus khusus diberikan kepada wilayah ulu yang masih membutuhkan pendampingan intensif.
Selain menguatkan pondasi keagamaan, Pemerintah Kabupaten Kukar juga menaruh perhatian besar pada pembinaan mualaf, terutama di wilayah Jonggon Kampung.
“Di sana hampir setengah warga adalah mualaf. Saya ingin mereka dibina dengan pendekatan yang tidak membingungkan dan semuanya terkoordinasi melalui MUI dan NU,” tegas Edi.
Tak hanya mengajarkan dasar-dasar Islam, pembinaan mualaf kini dilengkapi dengan program pemberdayaan ekonomi. Pemerintah menggandeng berbagai pihak seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Gerakan Etam Mengaji untuk menciptakan dampak nyata, baik dari sisi spiritual maupun kesejahteraan sosial.
“Program ini bukan hanya soal agama. Ini soal memberdayakan manusia secara utuh, agar desa-desa di Kukar bisa tumbuh dengan seimbang – secara spiritual dan sosial,” pungkas Bupati Edi.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *