KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Ekonomi Tenggarong Tumbuh Pesat, Bupati Edi Damansyah Apresiasi Peran UMKM dan Komunitas

158
×

Ekonomi Tenggarong Tumbuh Pesat, Bupati Edi Damansyah Apresiasi Peran UMKM dan Komunitas

Share this article

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Perekonomian Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara, menunjukkan tren pertumbuhan yang semakin menggembirakan. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, dalam keterangannya pada Selasa (8/4/2025). Ia menyebut kawasan strategis dan ikon kota kini berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
“Alhamdulillah, titik-titik strategis Kota Tenggarong yang telah kita tetapkan sebagai ikon kota menunjukkan perkembangan yang sangat baik,” ujar Edi.
Menurut Edi, geliat ekonomi ini tidak lepas dari sinergi positif antara pemerintah, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta komunitas lokal. Ia pun mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menciptakan dinamika ekonomi baru di Tenggarong.
Dalam laporannya, Edi menyebut sejumlah pelaku UMKM bahkan mampu meraih omzet hingga Rp100 juta per bulan. Kegiatan komunitas yang kerap digelar di berbagai titik kota turut mendorong perputaran ekonomi secara signifikan.
“Data dari Badan Pendapatan Daerah menunjukkan pelaku UMKM di wilayah Sependak kini aktif membayar pajak. Ini menandakan bahwa pendapatan mereka meningkat dan kesadaran terhadap kontribusi pembangunan daerah juga tumbuh,” paparnya.
Fenomena ini, lanjut Edi, bukan hanya mencerminkan pertumbuhan ekonomi lokal, namun juga menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi lintas sektor di Kutai Kartanegara.
Pertumbuhan ekonomi di Tenggarong turut merambah ke wilayah sekitarnya seperti Tenggarong Seberang, Loa Janan, Loa Kulu, hingga Kota Bangun. Pemerintah Kabupaten pun terus mendorong para camat untuk menggali potensi lokal serta memberdayakan aset yang ada di masing-masing kecamatan.
“Kami telah menyediakan ruang-ruang usaha yang layak untuk UMKM. Namun kami menyadari belum semua bisa tertampung. Maka dari itu, pengelolaan yang baik, profesional, dan berstandar menjadi kunci,” tegas Edi.
Bupati Edi juga mengimbau seluruh pelaku usaha untuk menjaga kenyamanan lingkungan usaha dengan tetap mematuhi aturan dan prosedur yang berlaku, khususnya di kawasan ikon kota.
“Kolaborasi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Jangan cepat puas. Apa yang telah kita bangun bersama harus menjadi komitmen berkelanjutan untuk kemajuan Kutai Kartanegara,” tutupnya.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *