KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Pembangunan Jembatan Pendamping Jembatan Besi Tenggarong Dimulai, Bupati Kukar Gelar Doa Bersama

65
×

Pembangunan Jembatan Pendamping Jembatan Besi Tenggarong Dimulai, Bupati Kukar Gelar Doa Bersama

Share this article
Pembangunan jembatan pendamping Jembatan Besi Tenggarong resmi dimulai. Ditandai doa bersama Bupati Edi Damansyah dan Sultan Kutai Kartanegara, proyek ini ditarget rampung akhir 2025.

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi memulai pembangunan jembatan pendamping Jembatan Besi Tenggarong. Peresmian ditandai dengan doa bersama dan prosesi adat tempong tawar yang dipimpin langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, H. Aji Muhammad Arifin, pada Senin (21/4/2025) di pertigaan Jalan Danau Semayang.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar Wiyono, para lurah, serta perwakilan forum RT se-Tenggarong.
Dalam sambutannya, Bupati Edi Damansyah mengungkapkan harapannya agar proyek strategis ini berjalan lancar, aman, dan membawa manfaat besar bagi masyarakat. Dengan nilai anggaran sebesar Rp58,3 miliar yang bersumber dari APBD 2025, pembangunan jembatan pendamping ini diharapkan dapat mengatasi persoalan kemacetan yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
“Pagi ini kita memulai dengan doa selamat dan prosesi tempong tawar, memohon kepada Allah SWT agar pembangunan ini diberkahi dan rampung tepat waktu. Saya mengajak masyarakat menyambut infrastruktur baru ini dengan semangat, tanpa melupakan akar budaya kita,” ujar Edi.
Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan modern dengan pelestarian warisan budaya. Bupati juga memastikan bahwa Jembatan Besi yang lama tidak akan dibongkar sepenuhnya, melainkan akan digeser sebagai simbol sejarah kota Tenggarong.
Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, menjelaskan bahwa proyek ini telah memasuki masa kontrak sejak Maret 2025 dan saat ini sedang dalam tahap pengerjaan di lapangan. Meski sempat mengalami kendala teknis di lokasi, pihaknya optimistis proyek akan selesai sesuai jadwal.
“Durasi kontraknya sekitar 10 bulan. Bila dimulai April, maka target penyelesaian sekitar 20 Desember 2025. Jembatan ini akan menjadi solusi mengurai kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut,” jelas Wiyono.
Upaya Menyambut Tenggarong Lebih Maju dan Berbudaya
Dengan hadirnya jembatan pendamping ini, Pemkab Kukar berharap arus lalu lintas di Tenggarong semakin lancar, terutama menjelang berbagai agenda besar yang akan digelar dalam beberapa tahun ke depan. Infrastruktur ini menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan Kota Tenggarong yang modern namun tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal.
Pemerintah pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung dan mengawal pembangunan ini demi terciptanya kota yang lebih tertata dan berdaya saing tinggi.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *