Kota Balikpapan

Program MBG di Balikpapan Dilaksanakan Bertahap, Fokus pada Kualitas dan Kesiapan

68
×

Program MBG di Balikpapan Dilaksanakan Bertahap, Fokus pada Kualitas dan Kesiapan

Share this article
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berjalan dan akan diperluas secara bertahap. Kepastian ini disampaikan usai Rapat Paripurna DPRD Balikpapan, Senin (5/5/2025), sebagai respons terhadap kritik Fraksi PDIP yang disampaikan dalam bentuk pantun.
Bagus menegaskan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan tidak ingin tergesa-gesa dalam menjalankan program tanpa kesiapan matang, terutama dalam hal regulasi dan teknis di lapangan.
“Kita tidak mau gegabah, tapi kemudian tidak berjalan dengan lancar. Kemarin sempat dibantu oleh TNI-Polri dan itu sudah berjalan,” ujarnya.
Saat ini, program MBG telah diterapkan di tiga sekolah dengan masing-masing melibatkan sekitar 3.000 peserta didik. Pemerintah Kota berencana kembali melanjutkan program ini pada 18 April 2025, dengan cakupan wilayah yang lebih luas.
“Kemungkinan di tanggal 18 nanti akan ada lagi program MBG,” tambahnya.
Menurut Bagus, pelaksanaan MBG dilakukan secara bertahap karena masih ada sejumlah regulasi dan kesiapan teknis yang perlu disesuaikan, termasuk dalam hal pengadaan dan distribusi makanan yang memenuhi standar gizi.
Ia menyebut bahwa pemerintah pusat telah menetapkan MBG sebagai program prioritas nasional dan telah menyiapkan anggarannya. Namun demikian, semua proses harus mengikuti prosedur dan legalitas yang berlaku.
Pelaksanaan MBG di Balikpapan berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN) serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tingkat provinsi. Pendataan masih terus dilakukan untuk menentukan sekolah-sekolah lain yang layak menjadi lokasi penerima manfaat MBG berikutnya.
“Kita ingin hasilnya benar-benar dirasakan anak-anak, bukan hanya kegiatan simbolis semata,” tegas Bagus.
Lebih jauh, Bagus menekankan pentingnya peran serta masyarakat, termasuk orang tua dan pihak sekolah, dalam pengawasan pelaksanaan program agar berjalan transparan dan tepat sasaran.
Pemerintah Kota juga berharap program MBG bisa menjadi bagian dari gerakan nasional untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini.
“Apalagi kita sudah sahkan Peraturan Daerah Kota Layak Anak yang sejalan dengan program MBG,” pungkasnya.(sb-02).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *