DPRD Balikpapan

DPRD Balikpapan Terima Kunjungan DPRD Bontang, Bahas Penguatan PAD dan Ketahanan Pangan

57
×

DPRD Balikpapan Terima Kunjungan DPRD Bontang, Bahas Penguatan PAD dan Ketahanan Pangan

Share this article
Komisi B DPRD Bontang kunjungi DPRD Balikpapan untuk pelajari strategi pengawasan PAD dan pemenuhan sembako. Targetkan pembangunan gudang Bulog pada 2026.

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Komisi B DPRD Kota Bontang melakukan kunjungan kerja ke DPRD Balikpapan pada Jumat, (9/5/2025). Agenda utama kunjungan ini adalah untuk memperdalam wawasan mengenai pengawasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta strategi dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah.
Rombongan DPRD Bontang disambut oleh Staf Humas dan Protokol DPRD Balikpapan, Abdi Wardhana. Ia menyebutkan bahwa pertemuan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antar daerah, terutama dalam hal pengelolaan PAD.
“Kunjungan ini bersifat koordinatif. Mereka ingin mengetahui bagaimana pengawasan PAD dijalankan di Balikpapan,” ujar Abdi.
Selain fokus pada PAD, DPRD Bontang juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya ketergantungan daerah tersebut terhadap pasokan sembako dari luar. Sekretaris Komisi B DPRD Bontang menyebutkan bahwa sekitar 90 persen kebutuhan sembako di Bontang masih bergantung pada suplai dari wilayah lain, seperti Sulawesi dan Jawa.
“Ini menjadi tantangan besar karena keterbatasan lahan pertanian di Bontang,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret mengatasi ketergantungan pasokan pangan, DPRD Bontang tengah menjalin kerja sama dengan Bulog. Pembangunan gudang Bulog di wilayah Bontang direncanakan akan dimulai pada tahun 2026. Saat ini, lahan seluas tiga hektare telah disiapkan dan pembahasan terkait hal tersebut sudah dilakukan dalam rapat paripurna DPRD.
Dengan adanya fasilitas tersebut, diharapkan stabilitas pasokan dan harga sembako di Bontang dapat lebih terjamin.
Kunjungan kerja ini juga diharapkan mampu mendorong sinergi antara DPRD Bontang dan DPRD Balikpapan dalam merumuskan kebijakan daerah yang lebih efektif, baik dalam peningkatan PAD maupun ketahanan pangan secara berkelanjutan.(sb-02).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *