Provinsi Kaltim

Program Gratispol Diperkuat, Kaltim Siap Cetak Generasi Emas 2045

55
×

Program Gratispol Diperkuat, Kaltim Siap Cetak Generasi Emas 2045

Share this article
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni

SAMARINDA,suarabalikpapan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus memperkuat komitmen dalam bidang pendidikan melalui peluncuran dan implementasi program Gratispol. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi “Kaltim Sukses menuju Generasi Emas 2045”.
Dalam kegiatan Gerakan Salat Subuh Berjemaah yang digelar di Masjid Ainul Yaqin, SMA Negeri 1 Samarinda (Smansa), Jumat, (16/5/2025), Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama pembangunan di samping kesehatan dan infrastruktur.
“Program Gratispol mencakup berbagai bantuan pendidikan, seperti seragam sekolah gratis untuk siswa-siswi tahun ajaran 2025/2026, peningkatan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), hingga kuliah gratis di 52 perguruan tinggi dalam wilayah Kaltim,” ujar Sri Wahyuni di hadapan ratusan siswa, guru, dan tenaga pendidik Smansa.
Menurutnya, seluruh anak-anak Kaltim berusia 19 hingga 25 tahun berkesempatan untuk mendapatkan kuliah gratis, asalkan berdomisili di Kalimantan Timur minimal selama dua tahun. Pemprov juga menyediakan program beasiswa bagi pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan di luar Kaltim, dengan syarat tertentu seperti Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan capaian prestasi akademik.
Sri Wahyuni menyampaikan salam dari Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud (Harum) dan Wakil Gubernur H Seno Aji yang berhalangan hadir dalam kegiatan tersebut.
“Insyaallah, nanti akan kita agendakan ulang agar beliau berdua bisa bersilaturahmi langsung dengan keluarga besar Smansa,” tuturnya.
Lebih jauh, Sri Wahyuni menekankan bahwa melalui program pendidikan gratis ini, Kalimantan Timur optimistis dapat mencetak generasi unggul dalam dua dekade mendatang.
“Pada tahun 2045, anak-anak kita akan siap bersaing dalam skala nasional maupun global sebagai bagian dari Indonesia Emas,” tambahnya.
Dalam sesi diskusi, sejumlah pertanyaan dan masukan disampaikan oleh Kepala Sekolah, Ketua Komite Sekolah, dan para siswa. Sekda pun mendorong agar seluruh masukan tersebut dirangkum untuk selanjutnya disampaikan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim.(SB-02/ADV/DISKOMINFO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *