KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Muara Badak Dorong Perikanan Berkelanjutan lewat Penguatan Infrastruktur dan Lingkungan

47
×

Muara Badak Dorong Perikanan Berkelanjutan lewat Penguatan Infrastruktur dan Lingkungan

Share this article
Pemerintah Kecamatan Muara Badak mendorong perikanan berkelanjutan melalui pembangunan infrastruktur strategis dan pelestarian lingkungan.

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Pemerintah Kecamatan Muara Badak terus memperkuat sektor perikanan berkelanjutan melalui pengembangan infrastruktur dan pelestarian lingkungan. Kawasan pesisir ini dikenal memiliki kekayaan sumber daya alam, terutama hasil laut seperti kerang darah dan rumput laut, yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat lokal.
Camat Muara Badak, Arpan, menyatakan bahwa pengelolaan sektor perikanan harus tetap mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Muara Badak memiliki potensi besar dalam usaha tambak dan hasil laut. Tapi semua itu harus dikelola secara berkelanjutan agar bisa terus dimanfaatkan oleh generasi mendatang,” ujar Arpan, Sabtu (17/5/2025).
Sebagai kawasan dengan komunitas nelayan yang kuat, Muara Badak telah lama mengembangkan berbagai metode budidaya perikanan, mulai dari tambak tradisional hingga penggunaan alat tangkap seperti bagang. Namun, Arpan menekankan bahwa produktivitas sektor ini sangat bergantung pada kondisi lingkungan sekitar.
Ia juga menyoroti potensi ekspor yang mulai terbuka lebar, terutama untuk komoditas seperti kerang darah. Menurutnya, pencemaran lingkungan harus segera ditangani agar potensi pasar ekspor ini tidak hilang.
“Jika pencemaran terus terjadi, bukan hanya pendapatan masyarakat yang terdampak, tapi juga posisi kita di pasar ekspor,” tambahnya.
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) bekerja sama dengan berbagai pihak membangun pabrik pengolahan rumput laut di Muara Badak. Kehadiran pabrik ini dinilai sangat strategis karena memperpendek rantai distribusi dan meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Sebelumnya, hasil panen rumput laut dari Muara Badak harus dikirim ke luar daerah untuk diproses. Kini, nelayan dan petani rumput laut bisa langsung mengolah hasil panennya di daerah sendiri. Hal ini meningkatkan efisiensi dan membuka peluang keuntungan yang lebih besar.
Lebih jauh, pabrik ini juga memfasilitasi inovasi produk turunan seperti agar-agar, makanan ringan berbahan rumput laut, hingga produk kosmetik alami. Dengan begitu, ekonomi lokal dapat terdorong lebih dinamis.
“Dengan kolaborasi antara pemangku kepentingan dan semangat gotong royong warga, Muara Badak semakin siap menghadapi masa depan sektor kelautan dan perikanan yang lebih maju dan berkelanjutan,” tutup Arpan.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *