TANA PASER,suarabalikpapan.com – Pemerintah Kabupaten Paser resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 pada Selasa (20/5/2025), bertempat di Ballroom Pendopo Lou Bepekat. Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, dan dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Paser.
Musrenbang ini juga diikuti secara daring oleh Kepala Sub Direktorat Perencanaan dan Evaluasi Wilayah II Ditjen Bina Bangda Kemendagri RI, Drs. Bob R.F. Sagala, M.Si, serta Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Timur, Yusliando. Hadir pula para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, kepala bagian Setda, serta para camat di lingkungan Pemkab Paser.
Dalam sambutannya, Bupati Fahmi menyampaikan bahwa pembangunan lima tahun ke depan akan mengacu pada visi “PASER TUNTAS”, yang merupakan komitmen pemerintahan dirinya bersama Wakil Bupati Ikhwan Antasari.
Untuk merealisasikan visi tersebut, Bupati Fahmi menggarisbawahi lima misi strategis yang akan menjadi pijakan utama pembangunan Kabupaten Paser: Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan adaptif, Mendorong inovasi, ilmu pengetahuan, teknologi, dan ekonomi produktif berbasis sumber daya lokal, Mewujudkan masyarakat sehat, cerdas, kreatif, sejahtera, unggul, dan berdaya saing dengan nilai keagamaan yang kuat, Memantapkan ketahanan sosial budaya melalui penguatan individu, keluarga, komunitas, dan pembangunan karakter, dan Mendorong pembangunan kewilayahan yang adil dan merata.
Lima misi strategis tersebut diperkuat oleh 11 program prioritas yang telah dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung. Program tersebut antara lain:
Pertanian meningkat, Jalan berkualitas dan air terus mengalir, Ayo sekolah, Satu juta bibit ikan, Seribu sapi,
Empati untuk warga kurang mampu, Rehabilitasi rumah warga tidak mampu, Terima kasih guru ngaji, marbot masjid, ibu hamil, dan lansia, UMKM berdaya, Anak desa sehat dan cerdas,
Tunjangan bagi pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta bantuan untuk seluruh RT.
“Seluruh visi, misi, serta program prioritas ini akan kami rumuskan secara teknokratik dalam rancangan akhir RPJMD 2025–2029,” ungkap Bupati Fahmi.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif para pemangku kepentingan dalam forum Musrenbang ini agar hasil yang dicapai dapat menyatu dengan kebutuhan dan harapan masyarakat Paser. Harapannya, proses ini menghasilkan kesepakatan menyeluruh terhadap tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, dan program pembangunan lima tahun ke depan.(sb-06)
Bupati Paser Ungkap 5 Misi Strategis dan 11 Program Prioritas dalam Musrenbang RPJMD 2025–2029












