Kabupaten Paser

Dinas Perikanan Paser dan DKP Kaltim Gelar Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan Air Tawar Mandiri

92
×

Dinas Perikanan Paser dan DKP Kaltim Gelar Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan Air Tawar Mandiri

Share this article
Sebanyak 40 pembudidaya ikan tawar di Kabupaten Paser mengikuti pelatihan pembuatan pakan mandiri.

TANA PASER, suarabalikpapan.com – Dalam upaya menekan biaya produksi dan meningkatkan kemandirian pelaku usaha perikanan, sebanyak 40 pembudidaya ikan tawar di Kabupaten Paser mengikuti Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan Tawar Mandiri. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 20–21 Mei 2025, di Gedung Serbaguna Desa Kerta Bhakti, Kecamatan Long Ikis.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur (DKP Kaltim) dan Dinas Perikanan Kabupaten Paser. Fokus utama pelatihan adalah memberikan pengetahuan teknis dan praktik langsung dalam pembuatan pakan ikan air tawar secara mandiri.
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pembudidaya sekaligus mendorong kemandirian sektor perikanan di daerah,” ujar Irma Listiawati, Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing DKP Kaltim.
Irma mengungkapkan bahwa pakan merupakan komponen terbesar dalam biaya produksi budidaya ikan, bahkan mencapai 60–70 persen. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam mengurangi beban tersebut.
“Kami tidak hanya memberikan bantuan alat, tetapi juga pelatihan teori dan praktik agar pembudidaya benar-benar bisa membuat pakan sendiri dengan kualitas setara pakan pabrikan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa selama bahan baku seperti dedak, tepung, dan jagung tersedia, maka pakan mandiri dapat diproduksi secara efisien. Selain itu, Irma juga menekankan pentingnya diversifikasi produk serta kolaborasi antarkelompok budidaya, koperasi, dan BUMDes agar proses produksi lebih terjadwal dan berkelanjutan.
“Produksi yang terkoordinasi antar kelompok akan membangun kepercayaan pembeli dan mendukung keberlangsungan usaha,” imbuhnya.
Tak hanya itu, peran penyuluh perikanan juga dianggap sangat strategis dalam mendampingi para pembudidaya.
“Penyuluh harus aktif mencatat permasalahan di lapangan dan turut membantu mencarikan solusi,” katanya.
Sementara itu, mewakili Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Paser, Dadang Suherman, selaku Kepala Bidang Budidaya, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia berharap peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara langsung di lapangan.
“Inovasi pakan mandiri adalah kunci efisiensi dan peningkatan daya saing. Semoga pelatihan ini membawa dampak positif bagi sektor perikanan Paser,” ujarnya.
Pelatihan ini juga menghadirkan narasumber teknis dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin, yaitu Akhmad Rivai, yang memberikan materi serta memandu langsung proses praktik pembuatan pakan.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pembudidaya di Kabupaten Paser dapat mengembangkan usaha perikanan secara mandiri, berkelanjutan, dan berbasis teknologi tepat guna.(mc/sb-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *