Provinsi Kaltim

Wagub Kaltim Seno Aji Dorong Pembentukan 400 Kopdeskel Merah Putih di Tengah Upaya Kendalikan Inflasi

31
×

Wagub Kaltim Seno Aji Dorong Pembentukan 400 Kopdeskel Merah Putih di Tengah Upaya Kendalikan Inflasi

Share this article
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menghadiri Rakor Pengendalian Inflasi Daerah dan sosialisasi pembentukan Kopdeskel Merah Putih.

SAMARINDA, suarabalikpapan.com – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H. Seno Aji menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah sekaligus Sosialisasi Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang pembentukan Satuan Tugas Percepatan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri secara daring.
Rakor yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ini menjadi momentum penting untuk mempercepat pembentukan Kopdeskel di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kaltim.
Dalam keterangannya, Seno Aji menegaskan bahwa Pemprov Kaltim telah berkoordinasi dengan seluruh bupati dan wali kota di wilayahnya untuk segera menindaklanjuti Keppres tersebut. “Kami sudah komunikasi dengan semua kepala daerah agar proses pembentukan Kopdeskel Merah Putih bisa berjalan cepat dan serentak,” ujarnya, Senin (19/5/2025), di Ruang Heart of Borneo, lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim.
Seno Aji juga mengumumkan bahwa pada 24 Mei mendatang, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria serta Wakil Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kaltim.
“Seluruh kepala desa akan dikumpulkan untuk menerima arahan langsung dari kedua wakil menteri. Ini adalah langkah strategis untuk mempercepat pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan,” jelasnya.
Hingga saat ini, menurut Wagub Seno Aji, sudah terdapat sekitar 400 koperasi di desa-desa yang siap bertransformasi menjadi Kopdeskel Merah Putih. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan mendorong percepatan sisanya dalam satu hingga dua minggu ke depan.
“Kita sudah berdiskusi dengan para notaris untuk mempermudah proses legalisasi. Target kami, pada 12 Juli mendatang seluruh koperasi sudah terbentuk secara resmi,” tegasnya.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam pemaparannya menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan ini. Ia mendorong pengalokasian Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat pembentukan Kopdeskel Merah Putih.
Zulkifli juga menyebutkan bahwa kehadiran Kopdeskel akan berkontribusi besar terhadap perekonomian desa, dengan potensi penciptaan hingga dua juta lapangan kerja baru.(SB-02/ADV/DISKOMINFO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *