Provinsi Kaltim

Peringati Harkitnas ke-117, Wagub Kaltim Seno Aji: Kemajuan Dimulai dari Hal Sederhana

31
×

Peringati Harkitnas ke-117, Wagub Kaltim Seno Aji: Kemajuan Dimulai dari Hal Sederhana

Share this article
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menegaskan bahwa kemajuan bangsa tak selalu dimulai dari proyek besar.

SAMARINDA,suarabalikpapan.com – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 yang digelar pada Selasa, (20/5/2025). Acara yang semula dijadwalkan berlangsung di halaman Kantor Gubernur Kaltim ini dipindahkan ke Ruang Ruhui Rahayu karena hujan.
Upacara ini diinisiasi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kaltim dan dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, para asisten dan staf ahli gubernur, kepala perangkat daerah, serta ASN dan PPPK di lingkungan Pemprov Kaltim.
Dalam kesempatan tersebut, Seno Aji membacakan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid. Ia mengingatkan bahwa peringatan Harkitnas bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momen untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan, persatuan, dan keberanian menolak penjajahan.
“117 tahun yang lalu, di tengah tekanan kolonialisme, lahir kesadaran baru melalui Budi Utomo. Saat itu bangsa ini mulai percaya bahwa nasib tidak bisa selamanya bergantung pada kekuatan asing,” ujar Seno Aji.
Menurutnya, kebangkitan nasional bukan hanya kenangan masa lalu, tetapi sebuah proses yang terus berjalan. Zaman kini menghadirkan tantangan yang lebih kompleks, seperti disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital.
Ia juga menyinggung kinerja 150 hari pertama Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang fokus pada kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami percaya bahwa kebangkitan besar dibangun dari fondasi sederhana—dari kehidupan yang tenang, perut yang kenyang, dan hati yang lapang,” tuturnya.
Salah satu program yang disoroti adalah Program Makan Bergizi Gratis yang telah menjangkau lebih dari 3,5 juta anak di seluruh Indonesia. Seno Aji menilai, langkah ini meski terlihat sederhana, merupakan pondasi penting bagi masa depan bangsa.
“Kemajuan tidak selalu dimulai dari proyek-proyek besar. Tapi dari sepiring makanan bergizi, dari anak-anak yang pergi ke sekolah tanpa rasa lapar, dengan semangat belajar karena tubuh mereka cukup gizi,” pungkasnya.(SB-02/ADV/DISKOMINFO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *