Provinsi Kaltim

Wagub Seno Aji Resmi Buka Kaltim Halal Festival 2025, Dukung Ekonomi Syariah Nasional

70
×

Wagub Seno Aji Resmi Buka Kaltim Halal Festival 2025, Dukung Ekonomi Syariah Nasional

Share this article
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji resmi membuka Kaltim Halal Festival 2025.

SAMARINDA,suarabalikpapan.com — Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H. Seno Aji secara resmi membuka Kaltim Halal Festival Ekonomi Syariah (KalaFest) 2025, Jumat (23/5/2025), bertempat di halaman Masjid Baitul Muttaqien, Islamic Center Samarinda. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang bersama, simbol kolaborasi dalam mengembangkan industri halal di Bumi Etam.
Acara ini merupakan hasil sinergi antara Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kaltim, dengan dukungan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perbankan, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan.
Dalam sambutannya, Wagub Seno Aji menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya KalaFest 2025. Ia menegaskan bahwa festival ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Timur.
“Festival ini sejalan dengan visi pemerintah pusat dan daerah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia,” ujar Seno Aji.
Pemprov Kaltim, lanjutnya, berkomitmen mendukung empat sektor prioritas dalam ekonomi syariah: Industri halal, dengan target 10 juta produk bersertifikasi halal. Jasa keuangan syariah, melalui pengembangan sektor keuangan berbasis syariah di daerah. Dana sosial syariah (ZISWAF), mencakup zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Kewirausahaan syariah, lewat pembangunan ekosistem bisnis berkelanjutan.
Produk Halal Kaltim dan Peran Pesantren
Menurut Seno Aji, sektor halal di Kalimantan Timur terus berkembang. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya jumlah produk bersertifikasi halal.
“Tahun ini, DPPKUKM Kaltim menyiapkan 1.000 kuota sertifikasi halal self-declare bagi pelaku usaha. Selain itu, penguatan ekonomi syariah juga dapat didukung oleh 234 pondok pesantren yang tersebar di Kaltim,” katanya.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan industri halal, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Kepala Perwakilan BI Kaltim, Budi Widihartanto, mengungkapkan bahwa KalaFest 2025 merupakan bentuk kolaborasi erat antara BI dan KDEKS, serta melibatkan pemerintah kabupaten/kota dan perbankan.
“Kami berharap festival ini menjadi salah satu yang terbesar di Kalimantan, sekaligus etalase produk halal dan sarana edukasi masyarakat,” kata Budi.
Rangkaian kegiatan KalaFest 2025 meliputi: Pameran produk halal, Seminar dan workshop ekonomi syariah, Hiburan Islami,
Kegiatan di dua lokasi, yakni Islamic Center Samarinda dan Kantor BI Kaltim
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan komitmen Gerakan Wakaf Digital, yang melibatkan: Wagub Kaltim Seno Aji, Kepala BI Kaltim, Ketua Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Kaltim Muhammad Kusasi, Ketua MUI Kaltim KH Muhammad Rasyid, Kakanwil Kementerian Agama Kaltim dan Direktur Utama Bank Kaltim Kaltara.
Peluncuran gerakan ini menjadi bagian dari upaya mendorong literasi wakaf digital dan transformasi dana sosial syariah di era teknologi.(SB-02/ADV/DISKOMINFO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *