KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Desa Lebak Mantan Fokus pada Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan

66
×

Desa Lebak Mantan Fokus pada Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Share this article
Kepala Desa Lebak Mantan Satibi Yusuf

TENGGARONG,suarabalikpapan.com — Pemerintah Desa Lebak Mantan di bawah kepemimpinan Kepala Desa Satibi Yusuf terus tengah menjalankan program-program strategis yang fokus pada penguatan ekonomi masyarakat. Selain menjalankan program dari pemerintah pusat dan kementerian, desa ini juga merancang berbagai inisiatif lokal berbasis potensi wilayah.
Desa Lebak Mantan terletak di hulu Kabupaten Kutai Kartanegara, yang masih banyak memerlukan sentuhan pembangunan yang memadai. Melalui kerja keras pemerintah Desa perlahan pembangunan terus berkembang.
“Desa Lebak Mantan memiliki lahan yang sangat luas dan terbuka, dengan potensi besar untuk dikembangkan,” ujar Satibi Senin (2/6/2025).
Ia menyebutkan bahwa keberadaan dua perusahaan kelapa sawit dan satu perusahaan tambang di wilayah desa merupakan peluang besar untuk menyerap tenaga kerja lokal, terutama generasi muda.
Program prioritas desa diarahkan untuk optimalisasi lahan dalam mendukung ekonomi kerakyatan. Hasil musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes) menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat mendukung arah kebijakan ini, yang juga sejalan dengan program nasional dalam penguatan ketahanan pangan.
“Selain membuka lapangan kerja, kami juga mendukung program Presiden melalui pembukaan lahan pertanian untuk ketahanan pangan. Secara infrastruktur, kami sudah relatif merata. Fokus kami kini bergeser ke pembangunan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Salah satu program unggulan desa adalah pembukaan kebun kelapa sawit milik desa yang dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Selain itu, pengembangan peternakan seperti penggemukan sapi dan kambing juga mulai digalakkan. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan ekonomi, tetapi juga menjawab kebutuhan protein dan pangan lokal.
BUMDes juga tengah bersiap membangun percetakan sawah secara bertahap, dimulai dari 20 hektare per tahun. Ini diharapkan bisa menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan produksi pangan desa secara signifikan.
Guna memperkuat struktur ekonomi desa, Desa Lebak Mantan telah membentuk Koperasi Merah Putih. Meski masih dalam tahap pengurusan badan hukum, koperasi ini diproyeksikan menjadi mitra strategis BUMDes dalam penyediaan kebutuhan masyarakat dan menjalin kerja sama dengan perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah desa.
“BUMDes tetap menjadi pengelola utama, namun Koperasi Merah Putih akan melengkapi peran ini. Kami berharap, koperasi ini bisa menjadi wadah distribusi dan pemasaran hasil-hasil produksi desa serta menjadi jembatan dalam menjalin kemitraan ekonomi,” terang Satibi.
Dengan arah kebijakan yang mulai bergeser dari pembangunan fisik ke pembangunan ekonomi, Satibi Yusuf optimis Desa Lebak Mantan akan menjadi desa yang mandiri dan sejahtera, serta mampu menciptakan lapangan kerja berkelanjutan bagi masyarakatnya. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *