Provinsi Kaltim

Wagub Seno Aji Dukung Investor dalam Upaya Swasembada Pangan di Kaltim

53
×

Wagub Seno Aji Dukung Investor dalam Upaya Swasembada Pangan di Kaltim

Share this article
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji

SAMARINDA, suarabalikpapan.com – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung program ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Hal ini disampaikannya saat menerima kunjungan pengusaha Lea William Lisan, pemilik Universal Kaltim Hotel, di ruang kerjanya pada Selasa (3/6/2025).
Menurut Seno Aji, Kaltim harus mampu memenuhi kebutuhan pangan dari produksi daerah sendiri sebagai bagian dari target swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Kita ingin agar produksi pangan di daerah cukup untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Presiden Prabowo telah menargetkan tahun depan Kaltim harus menjadi daerah swasembada pangan,” ujar Wagub.
Seno Aji juga mengapresiasi para investor yang menunjukkan minat untuk berkontribusi dalam penguatan sektor pertanian. Ia menilai kehadiran investor sangat penting dalam percepatan pencapaian kemandirian pangan di Kalimantan Timur.
“Kami sangat terbuka bagi investor. Dukungan dari dunia usaha sangat membantu kami dalam mengejar target swasembada pangan pada tahun depan,” katanya.
Pemprov Kaltim saat ini tengah mengupayakan percepatan optimalisasi lahan pertanian. Tercatat, Kaltim memiliki sekitar 46 ribu hektare lahan sawah, dengan 26 ribu hektare di antaranya aktif ditanami, sementara 20 ribu hektare lainnya masih berupa lahan bervegetasi lebat dan berair.
“Jika ada investor yang serius ingin terlibat, kami bisa fasilitasi antara 500 hingga 6.000 hektare untuk percetakan sawah baru,” ungkapnya.
Seno Aji menyebutkan sejumlah wilayah yang menjadi fokus pengembangan pertanian di antaranya Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Kartanegara, Berau, dan Kutai Barat. Strategi yang diterapkan tidak hanya ekstensifikasi atau perluasan lahan, tetapi juga optimalisasi dengan menghidupkan kembali sawah-sawah lama yang sempat tidak dimanfaatkan.
“Kami tidak hanya memperluas lahan, tapi juga mengoptimalkan lahan pertanian yang sudah ada agar lebih produktif,” tambahnya.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan memperkuat posisi Kaltim sebagai lumbung pangan masa depan Indonesia.(SB-02/ADV/DISKOMINFO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *