Provinsi Kaltim

Gubernur Kaltim Dorong Brigade Pangan Jadi Motor Swasembada Pangan 2025

53
×

Gubernur Kaltim Dorong Brigade Pangan Jadi Motor Swasembada Pangan 2025

Share this article
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, mendorong Brigade Pangan menjadi penggerak utama swasembada pangan di Kaltim. Program optimalisasi lahan 13.972 hektare siap diwujudkan pada 2025.

SENDAWAR, suarabalikpapan.com–Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum), mendorong agar Brigade Pangan yang telah terbentuk di seluruh kabupaten dan kota se-Kaltim menjadi motor penggerak dalam mewujudkan swasembada pangan di Benua Etam.
Hal tersebut disampaikannya usai melakukan panen sayur dan buah dari lahan percontohan (demplot) Pekan Daerah (Peda) XI Petani Nelayan Kalimantan Timur Tahun 2025, yang digelar di Taman Budaya Sendawar, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, pada Sabtu (21/6/2025).
Menurut Gubernur Harum, pada tahun ini Pemerintah Provinsi Kaltim bersama Pemerintah Pusat akan menjalankan Program Optimalisasi Lahan seluas 13.972 hektare. Lahan tersebut tersebar di enam wilayah, yakni: Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Paser, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Berau, Kota Samarinda.
“Harapan kami, daerah ketujuh yang akan ikut menyukseskan program ini adalah Kutai Barat,” ungkap Harum.
Gubernur juga menyebutkan bahwa hasil demplot Peda telah membuktikan potensi tinggi dari berbagai jenis tanaman pangan, termasuk varietas padi Gogo yang dinilai sangat cocok untuk kondisi tanah dan iklim Kutai Barat serta Mahakam Ulu.
Ia mengungkapkan, saat Menteri Pertanian berkunjung ke Balikpapan dan Penajam Paser Utara, terlihat jelas dukungan serta antusiasme Pemerintah Pusat terhadap potensi lahan dan semangat para petani Kaltim.
“Pemerintah pusat siap memfasilitasi anggaran untuk program optimalisasi lahan dan pencetakan sawah,” ujarnya.
Gubernur Harum juga menekankan pentingnya memperkuat kelembagaan pertanian seperti Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) serta kelompok tani. Ia mendorong peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan dan pendampingan teknis agar target swasembada pangan bisa tercapai dalam enam bulan ke depan.
“Intinya, swasembada pangan harus segera kita wujudkan di Kalimantan Timur,” tegas Gubernur Harum.
Pembukaan Peda XI tahun ini juga dirangkai dengan berbagai kegiatan, antara lain: Penyerahan penghargaan kepada petani dan nelayan, dialog bersama Gubernur, penandatanganan prasasti Tugu Peda XI Petani Nelayan 2025, penanaman bibit buah lokal serta panen tanaman sayur dan buah dari demplot gelar teknologi.(SB-02/ADV/DISKOMINFO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *