Provinsi Kaltim

Gubernur Kaltim Ajak Masyarakat Optimalkan Lahan Tidur Demi Swasembada Pangan

48
×

Gubernur Kaltim Ajak Masyarakat Optimalkan Lahan Tidur Demi Swasembada Pangan

Share this article
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengajak warga memanfaatkan lahan tidur demi mendukung swasembada pangan. PEDA XI Petani Nelayan 2025 resmi dibuka di Kutai Barat.

SENDAWAR, suarabalikpapan.com — Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud (Harum), secara resmi membuka Pekan Daerah (PEDA) XI Petani Nelayan Kalimantan Timur Tahun 2025 yang digelar di Taman Budaya Sendawar, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, pada Sabtu (21/6/2025). Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong dan penyambutan adat tepung tawar.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua TP PKK Kaltim Hj. Sarifah Suraidah Harum, Ketua DPRD Kaltim H. Hasanuddin Mas’ud, para bupati dan wali kota se-Kaltim, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan perangkat daerah dari Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Dalam sambutannya, Gubernur Harum menekankan bahwa PEDA bukan sekadar ajang tiga tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat peran petani, nelayan, pekebun, dan peternak sebagai pelaku utama ketahanan pangan.
“Kita tidak sedang membangun pertanian masa lalu, tetapi menyiapkan masa depan pangan berbasis inovasi, sinergi, dan keberlanjutan,” ujarnya.
Gubernur Harum juga mengajak masyarakat Kalimantan Timur untuk mengoptimalkan lahan tidur seperti pekarangan, kebun, dan kolam. Menurutnya, lahan yang tidak produktif adalah peluang besar jika dikelola dengan pendekatan konvensional maupun modern.
“Jangan biarkan lahan sekitar kita tidur. Semua itu aset. Lahan produktif adalah investasi masa depan,” tegasnya.
Ia menyebut pentingnya kolaborasi antara Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), pemuda tani, petugas lapangan, dan seluruh elemen masyarakat guna mendorong swasembada pangan yang berkelanjutan.
Ketua Panitia PEDA XI, Ujang Rachmat, yang juga menjabat Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Kaltim, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti 1.700 peserta, terdiri dari petani, nelayan, pendamping, dan peninjau.
“Kami siapkan 231 unit rumah sebagai tempat pemondokan peserta yang tersebar di Kecamatan Barong Tongkok dan Sekolaq Darat,” jelasnya.
PEDA XI tahun ini mengusung tema “Tingkatkan Produksi dan Daya Saing Petani Nelayan Menuju Swasembada Pangan di Kalimantan Timur” dengan lima fokus kegiatan: upacara dan apresiasi, kepemimpinan KTNA, kemitraan usaha dan jaringan informasi bisnis, pengembangan teknologi, serta studi banding.
Selama pelaksanaan PEDA, turut digelar pameran dan expo pertanian, menampilkan beragam produk lokal dan inovasi pertanian serta partisipasi pelaku UMKM dan perajin Kutai Barat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi platform memperkuat jejaring dan berbagi pengetahuan antarpelaku sektor pertanian dan perikanan di Kaltim.
Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dan istri, Wakil Bupati Nanang Andriani, jajaran Forkopimda Kutai Barat, serta Ketua Umum KTNA Nasional dan KTNA kabupaten/kota se-Kaltim.(SB-02/ADV/DISKOMINFO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *