DPRD Kaltim

Firnadi Ikhsan Resmikan Pelandok Mixed Trail 2025, Ajang Lari Trail Bangkitkan Wisata Lokal Kaltim

35
×

Firnadi Ikhsan Resmikan Pelandok Mixed Trail 2025, Ajang Lari Trail Bangkitkan Wisata Lokal Kaltim

Share this article
Anggota DPRD Kaltim Firnadi Ikhsan buka event Pelandok Mixed Trail 2025 di Kutai Kartanegara.

TENGGARONG,suarabalikpapan.com — Event lari trail bergengsi bertajuk Pelandok Mixed Trail 2025 resmi dibuka oleh Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Firnadi Ikhsan, pada Minggu (15/6/2025). Kegiatan ini digelar di Desa Loa Raya, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan sukses menyedot perhatian 245 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kaltim.
Ajang ini terdiri dari dua kategori, yakni kategori umum dan kategori pelajar, dengan rute sejauh 6 kilometer yang membelah keindahan lintasan alam khas pedesaan Loa Raya.
Turut hadir dalam pembukaan acara, Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim Junaidi, Sekretaris Dispora Kukar Syafliansah, serta Kepala Desa Loa Raya, Martin.
Dalam sambutannya, Firnadi mengungkapkan bahwa ajang ini merupakan lanjutan dari Kukar Trail Run Series yang pernah digelar pada tahun 2022 dan 2023, namun sempat vakum di tahun 2024.
“Event ini dulu dikenal sebagai Kukar Trail Run Series. Setelah absen tahun lalu, sekarang kembali dengan semangat baru lewat Pelandok Mixed Trail 2025,” ujar Firnadi.
Firnadi juga menekankan pentingnya mengenalkan olahraga lari trail kepada masyarakat, khususnya kalangan muda. Ia berharap event ini bisa menjadi pintu masuk generasi muda untuk mencintai olahraga sekaligus peduli lingkungan.
“Kegiatan ini bukan hanya soal kompetisi, tapi juga cara agar masyarakat—terutama anak muda—bisa lebih mengenal dan mencintai alam serta olahraga,” lanjutnya.
Menariknya, Pelandok Mixed Trail 2025 digelar secara mandiri tanpa sokongan APBD. Firnadi menyampaikan, hingga kini belum ada alokasi khusus dari Pemprov Kaltim untuk mendukung kegiatan olahraga seperti ini.
“Event ini digagas dan diselenggarakan secara swadaya. Namun kami berharap ke depan, dengan adanya perwakilan dari Dispora Kaltim, ada peluang mendapatkan dukungan dana baik dari kabupaten maupun provinsi,” jelasnya.
Tak hanya sebatas perlombaan, ajang ini juga menjadi bagian dari proses penjaringan atlet lari trail potensial yang bisa dibina untuk menghadapi Kejurda maupun seleksi menuju PON (Pekan Olahraga Nasional).
Selain itu, Firnadi menyebutkan, kehadiran peserta dari luar daerah juga memberikan dampak positif pada sektor pariwisata lokal, terutama di wilayah Tenggarong dan sekitarnya.
“Banyak peserta yang datang dan menginap di Tenggarong. Ini bisa jadi potensi besar untuk mendongkrak perekonomian warga dan promosi wisata lokal,” pungkas Firnadi.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *