KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Desa Mulawarman Diproyeksikan Jadi Sentra Pangan Baru di Kutai Kartanegara

285
×

Desa Mulawarman Diproyeksikan Jadi Sentra Pangan Baru di Kutai Kartanegara

Share this article
Desa Mulawarman, Tenggarong Seberang, membuka 400 hektare lahan sawah dan mendapat dukungan peternakan kambing untuk menjadi sentra ketahanan pangan baru di Kutai Kartanegara.

TENGGARONG, suarabalikpapan.com – Desa Mulawarman di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kini tengah diproyeksikan menjadi salah satu sentra pangan baru di wilayah tersebut. Langkah ini diwujudkan melalui pembukaan lahan persawahan seluas 400 hektare yang digarap bersama antara pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Kepala Desa Mulawarman, Mulyono, menyebut pengembangan sektor pertanian ini sebagai strategi jangka panjang untuk mendorong kemandirian pangan desa sekaligus memperkuat kontribusi terhadap ketahanan pangan di tingkat kabupaten.
“Kami ingin Desa Mulawarman tidak hanya dikenal sebagai penghasil, tetapi juga menjadi desa yang mandiri pangan,” ujar Mulyono, Rabu (10/9/2025).
Selain fokus pada sektor pertanian, Desa Mulawarman juga mulai memperkuat sektor peternakan rakyat. Tahun ini, dua kelompok masyarakat mendapatkan bantuan kambing dari pemerintah daerah. Bantuan ini tidak hanya berperan dalam meningkatkan ketersediaan protein hewani, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi warga desa.
Meski semangat swadaya masyarakat tinggi, pengembangan sektor pangan di Desa Mulawarman masih menghadapi kendala serius, terutama pada aspek infrastruktur. Sekitar 7 kilometer jalan poros desa hingga kini belum tersentuh program semenisasi maupun pengaspalan. Akibatnya, proses distribusi hasil panen sering kali terhambat, terutama saat musim hujan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PU dan Perkim. Harapan kami, tahun depan sudah ada realisasi pembangunan. Jalan yang baik adalah kunci agar hasil panen petani bisa cepat sampai ke pasar,” jelas Mulyono.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui dinas terkait menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor pangan di desa-desa produktif. Mulawarman menjadi salah satu desa prioritas karena potensinya yang besar di bidang pertanian dan peternakan.
Langkah strategis yang melibatkan sinergi antara pemerintah desa, dinas kabupaten, serta kelompok masyarakat ini diharapkan mampu menjadikan Mulawarman sebagai desa percontohan dalam menciptakan ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan.
“Insya Allah, dengan dukungan semua pihak, Mulawarman bisa menjadi model desa ketahanan pangan yang tangguh,” tutup Mulyono.(adv).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *