
BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) terus berkomitmen mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.
Salah satu langkah konkret dilakukan dengan menampilkan produk-produk unggulan Balikpapan dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang. Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk memperluas jaringan pasar sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi daerah ke tingkat global.
Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disdag Balikpapan, Adi Sudarto, mengatakan bahwa keikutsertaan Balikpapan dalam pameran berskala internasional ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendukung ekspansi pasar bagi pelaku UMKM.
“Kami terus berupaya memajukan pelaku UMKM dengan membuka akses promosi ke tingkat nasional dan internasional. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam ajang Trade Expo Indonesia,” ujar Adi saat ditemui di Makopolresta Balikpapan, Rabu (29/10/2025).
Menurut Adi, partisipasi dalam pameran internasional tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga membuka peluang kerja sama bisnis dengan buyer dari luar negeri. Diharapkan, langkah ini dapat memperluas pangsa pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal Balikpapan.
“Kami berharap produk-produk Balikpapan dapat menembus pasar nasional bahkan global. Potensi kita besar, tinggal bagaimana pelaku usaha terus berinovasi dan menjaga kualitas produknya,” jelasnya.
Adi menambahkan, kesuksesan di dunia usaha tidak bisa diraih secara instan. Diperlukan kerja keras, konsistensi, dan semangat pantang menyerah dari para pelaku UMKM.
“Pesan saya kepada pelaku UMKM: tetap semangat dan jangan mudah menyerah. Dunia usaha penuh tantangan, tapi juga banyak peluang. Terus berinovasi dan tingkatkan kualitas agar produk kita mampu bersaing di pasar global,” pesannya.
Lebih lanjut, Adi menegaskan bahwa Disdag Balikpapan akan terus memberikan dukungan melalui program pembinaan, pelatihan, dan promosi dagang di tingkat regional maupun internasional.
“Pemerintah daerah hadir bukan hanya memberi dukungan moral, tapi juga membuka jalan agar produk lokal bisa dikenal lebih luas,” pungkasnya.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, berbagai produk khas Balikpapan seperti olahan kepiting, lada, herbal, dan makanan khas daerah lainnya diharapkan dapat menjadi komoditas ekspor unggulan serta kebanggaan Bumi Etam di kancah internasional.(sb-02)
Disdag Balikpapan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global Lewat












