DISDAG BALIKPAPAN

Menjelang HBKN, Pemkot Balikpapan Siagakan Lintas Sektor Jaga Stok dan Harga Pangan

233
×

Menjelang HBKN, Pemkot Balikpapan Siagakan Lintas Sektor Jaga Stok dan Harga Pangan

Share this article
Rapat Koordinasi (Rakor) Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) di tingkat agen dan pasar rakyat, Rabu (29/10/2025), di Hotel Grand Senyiur Balikpapan.

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com — Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan pergantian tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) bersiap menjaga stabilitas harga dan ketersediaan Bahan Pokok dan Barang Penting (Bapokting).
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gejolak harga pangan yang kerap terjadi pada momen menjelang perayaan besar.
Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar, menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor dilakukan sebagai bagian dari program stabilisasi harga serta sinkronisasi ketersediaan pasokan di tingkat agen dan pasar rakyat.
Upaya ini juga merupakan tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Inflasi Nasional yang digelar Kementerian Dalam Negeri pada 20 Oktober 2025, bersama Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Polri, Bulog, dan Bappenas.
“Rakor hari ini menjadi sarana untuk memperoleh data terbaru terkait stok dan harga bapokting, serta berbagai faktor yang mempengaruhi—baik dari sisi cuaca, transportasi, maupun distribusi energi seperti BBM,” ujar Haemusri saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Bapokting, Rabu (29/10/2025), di Hotel Grand Senyiur Balikpapan.
Haemusri menambahkan, meski beras bukan penyumbang inflasi utama pada Oktober 2025, pengawasan terhadap komoditas tersebut tetap diperketat karena Harga Eceran Tertinggi (HET) beras menjadi perhatian nasional. Disdag juga memastikan stok bapokting aman hingga perayaan keagamaan dan akhir tahun.
Rakor tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), distributor grosir dan ritel modern, hingga lembaga terkait lainnya.
Sejumlah instansi memberikan paparan sesuai bidang masing-masing. Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) membahas stok pangan menjelang HBKN, sementara Satgas Pangan Polda Kaltim memaparkan hasil pengawasan distribusi dan potensi pelanggaran harga.
Dari sisi pasokan, Bulog Wilayah Kaltimtara memastikan ketersediaan beras dan bahan pokok tetap mencukupi. Pertamina Patra Niaga juga melaporkan kesiapan distribusi BBM dan LPG, baik subsidi maupun nonsubsidi.
Selain itu, BPS Balikpapan menyampaikan data inflasi dan komoditas penyumbangnya, sedangkan BMKG Balikpapan memberi peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.
“Kita ingin semua sektor siap. Cuaca ekstrem, gangguan logistik, atau lonjakan permintaan menjelang HBKN tidak boleh memicu kelangkaan maupun lonjakan harga,” tegas Haemusri.
Melalui koordinasi ini, Pemkot Balikpapan berharap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan kebutuhan pokok. Pemerintah bersama aparat dan pelaku usaha berkomitmen menjaga pasokan, distribusi, dan harga tetap stabil, sehingga inflasi daerah dapat dikendalikan.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *