DPRD Kaltim

H. Nurhadi Saputra Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Lewat Sosialisasi Perda

198
×

H. Nurhadi Saputra Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Lewat Sosialisasi Perda

Share this article
Anggota DPRD Kaltim H. Nurhadi Saputra berfoto bersama usai sosialisasi Perda No. 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga di Kelurahan Manggar Baru.

BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com — Pemerintah daerah terus memperkuat fondasi keluarga sebagai unit terkecil pembangunan sosial. Upaya itu kembali ditegaskan melalui sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No. 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga yang digelar Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, H. Nurhadi Saputra, di Kelurahan Manggar Baru, Minggu (16/11/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Nurhadi menekankan bahwa ketahanan keluarga merupakan kondisi dinamis yang mencerminkan keuletan, ketangguhan, serta kemampuan fisik, mental, dan spiritual dalam menjalani kehidupan secara mandiri. Ia menegaskan, keluarga yang kuat menjadi landasan terciptanya kesejahteraan lahir batin dan keharmonisan lingkungan sosial.
“Perda ini mendorong harmonisasi dan sinkronisasi program ketahanan keluarga antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha,” ujarnya.
Nurhadi menjelaskan bahwa kualitas keluarga sangat ditentukan oleh keseimbangan pemenuhan kebutuhan fisik-materil dan mental-spiritual. Ketika keseimbangan tersebut terpenuhi, keluarga dapat menjalankan fungsinya secara optimal menuju kondisi yang sejahtera.
Ia juga memaparkan bahwa keluarga berkualitas harus memenuhi sejumlah unsur penting, seperti: legalitas dan keutuhan keluarga, ketahanan fisik, ketahanan ekonomi, ketahanan sosial-psikologis, ketahanan sosial budaya.
Semua elemen itu, tegasnya, saling terkait dalam membentuk pondasi keluarga yang kokoh. Perda No. 2 Tahun 2022 turut mengatur berbagai hak keluarga, mulai dari: pemenuhan kebutuhan sandang, pangan, papan, akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan, perlindungan keluarga, pelestarian nilai adat dan budaya, hak memperoleh informasi keluarga, hak atas ruang hidup yang layak, serta dukungan terhadap pengembangan kualitas diri dan fungsi keluarga.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Nurhadi berharap masyarakat semakin memahami pentingnya ketahanan keluarga sebagai basis pembangunan manusia.
“Kami berharap masyarakat dapat terus memperkuat peran keluarga dan bersama-sama mewujudkan lingkungan yang harmonis,” tutupnya. (sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *