Kota Samarinda

Pemuda Ansor, Pemuda Katolik, dan Pelita Kaltim Deklarasikan Jaga Keamanan Nataru

620
×

Pemuda Ansor, Pemuda Katolik, dan Pelita Kaltim Deklarasikan Jaga Keamanan Nataru

Share this article
Organisasi pemuda lintas agama di Kaltim mendeklarasikan komitmen menjaga keamanan, toleransi, dan kerukunan selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

SAMARINDA,suarabalikpapan.com – Gerakan Pemuda Ansor, Pemuda Katolik, dan Pemuda Lintas Agama (Pelita) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Deklarasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kantor Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (NU) Kaltim, Jalan Pangeran Hidayatullah, Samarinda Kota, Selasa (18/11/2025) malam.
Deklarasi ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat. Mereka menyatakan komitmen bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban serta mendukung Polri dalam menjaga Kamtibmas selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Dalam poin deklarasi tersebut, para pemuda lintas agama menolak segala bentuk kekerasan, provokasi, dan tindakan yang dapat mengancam persatuan bangsa. Mereka juga menegaskan pentingnya menghormati perbedaan keyakinan, merawat toleransi, dan menjaga kerukunan sosial.
Selain itu, seluruh peserta deklarasi bersepakat untuk menjaga fasilitas umum dan rumah ibadah agar tetap aman dan tertib selama rangkaian perayaan. Mereka juga mendukung penuh aparat keamanan dalam menciptakan suasana kondusif serta mengajak masyarakat untuk saling menghormati dan berbagi kebaikan.
Ketua Pemuda Katolik Kaltim, Mariana Tukan, S.H, menegaskan bahwa deklarasi tersebut bukan hanya seremoni, tetapi bentuk komitmen nyata pemuda lintas agama dalam mendukung pengamanan Nataru.
“Sebagai Pemuda Katolik yang menjunjung tinggi kedamaian, hari ini kami hadir untuk bergandengan tangan dengan Gerakan Pemuda Ansor Kaltim menjaga keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
Mariana menyampaikan apresiasi kepada GP Ansor atas dukungan yang terjalin, dan berharap kolaborasi ini terus berlanjut di masa depan.
“Kami meyakini bahwa perbedaan adalah keindahan yang harus kita jaga bersama, karena Kalimantan Timur merupakan miniatur Indonesia,” tambahnya.
Ketua GP Ansor Kaltim, H. Murjani, S.H.I, menyampaikan bahwa kerinduan akan kebaikan adalah cita-cita bersama yang harus dijaga seluruh pemuda lintas agama.
“Kami bersyukur bahwa kehidupan beribadah enam agama resmi di Indonesia dapat berjalan dengan baik di Samarinda dan seluruh Kaltim,” katanya.
Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi damai tersebut dan menindak tegas segala bentuk radikalisme yang mulai mengancam generasi muda.
“Kami merasa miris melihat anak-anak sekolah yang mulai terpapar paham radikal. Oleh karena itu, seluruh pemuda harus teguh dalam damai dan menjunjung persatuan,” tegasnya.
Murjani mengajak pemuda di Kaltim untuk merawat warisan toleransi dari para pendahulu.
“Marilah kita saling mengingatkan dan menguatkan lintas budaya, suku, dan agama, serta berkomitmen membasmi radikalisme demi masa depan yang damai,” tutupnya.(sb-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *