DISDAG BALIKPAPAN

Pemkot Balikpapan Dorong Kerja Sama Distributor untuk Penuhi Kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis

131
×

Pemkot Balikpapan Dorong Kerja Sama Distributor untuk Penuhi Kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis

Share this article
Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan Haemusri Umar


BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mendorong pelaku usaha lokal, khususnya di sektor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk menjalin kerja sama dengan distributor guna memastikan pasokan pangan bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tetap terpenuhi.
Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan, Haemusri Umar, menegaskan pentingnya optimalisasi produksi lokal agar kebutuhan harian program tidak bergantung pada suplai dari luar daerah.
“Jika kebutuhan harian mencapai 3.000 butir telur untuk 3.000 siswa, bagaimana kita memaksimalkan potensi pelaku usaha lokal? Kita punya produsen telur di Kilometer 22. Sebaiknya mereka dimanfaatkan agar kebutuhan ini terpenuhi,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).
Selain telur, Haemusri menjelaskan bahwa prinsip yang sama juga diberlakukan untuk komoditas lain seperti sayuran dan beras. Kerja sama dengan distributor dinilai menjadi solusi efektif untuk menjaga konsistensi stok dan ketepatan waktu distribusi bahan pangan ke sekolah-sekolah.
“Kita akan meminta distributor telur menyiapkan stok lebih banyak, tentunya dengan jaminan bahwa semua telur tersebut akan diambil oleh SPPG,” jelasnya.
Menurut Haemusri, skema distribusi pangan ke lembaga pendidikan dapat dilakukan melalui dua pola, yakni: Pasar rakyat, atau Distributor ke retail, yang dinilai lebih efisien dan stabil untuk memenuhi kebutuhan program MBG.
Pola kedua disebut mampu menjaga keberlanjutan suplai sehingga kebutuhan pangan siswa tidak terganggu.
Inisiatif ini juga dinilai memberi dampak positif bagi pelaku usaha lokal. Dengan adanya kepastian permintaan dari program MBG, UMKM memiliki pasar yang lebih terukur dan kesempatan memperluas kapasitas produksi.
“Kami berharap model kerja sama ini bisa menjadi contoh untuk komoditas lainnya. Dengan sinergi antara pelaku usaha dan distributor, kita bisa memastikan ketersediaan pangan berkualitas sambil memberdayakan ekonomi lokal,” tegas Haemusri.
Program MBG menjadi salah satu strategi Pemkot Balikpapan untuk: meningkatkan ketahanan pangan daerah, mendukung pendidikan gizi bagi anak-anak, serta menjaga stabilitas harga komoditas pokok di pasar lokal.
Kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pangan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *