
BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperkuat kerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk memastikan penyaluran elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram (kg) benar-benar tepat sasaran. Upaya tersebut dilakukan melalui validasi ulang dan sinkronisasi data seluruh pangkalan elpiji agar distribusi di lapangan semakin transparan, tertib, dan sesuai aturan.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi Komisi II DPRD Balikpapan yang sebelumnya menyoroti perlunya peningkatan akurasi data pangkalan serta pengawasan distribusi elpiji subsidi. Pemerintah daerah bersama Pertamina kini memperkuat sistem digitalisasi pendataan untuk memastikan setiap tabung elpiji 3 kg diterima oleh masyarakat yang berhak.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar, menyampaikan bahwa data penerima elpiji bersubsidi telah sepenuhnya terintegrasi ke dalam sistem digital Pertamina. Melalui sistem tersebut, setiap penerima diverifikasi berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK), sehingga memudahkan pemantauan dan meminimalkan potensi penyelewengan.
“Data penerima sudah masuk ke sistem sesuai NIK dan KK. Yang terpenting sekarang adalah memastikan gas benar-benar sampai ke masyarakat yang berhak,” jelas Haemusri, Selasa (25/11/2025).
Meski demikian, Haemusri mengakui masih ada sejumlah tantangan, terutama dalam memastikan pangkalan tidak menyalurkan elpiji kepada pihak yang tidak terdaftar sebagai penerima subsidi. Untuk itu, Pemkot bersama Pertamina secara rutin melakukan pengecekan lapangan serta verifikasi ulang data di setiap pangkalan.
“Kalau ada warga yang sudah terdaftar tetapi belum menerima gas, itu menjadi perhatian khusus kami. Pengawasan akan terus kami perkuat agar tidak ada kebocoran distribusi,” tegasnya.
Haemusri menambahkan, peran Pemkot Balikpapan dalam program ini bersifat fasilitatif, termasuk memastikan pembaruan data penerima dilakukan secara berkala sesuai ketentuan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Dengan semakin eratnya sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina, diharapkan distribusi elpiji 3 kg di seluruh wilayah Balikpapan dapat berjalan lancar, adil, dan tepat sasaran.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, kebutuhan elpiji rumah tangga diprediksi meningkat. Pemkot berkomitmen memastikan ketersediaan dan distribusi tetap aman.
“Kami ingin memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak ada masyarakat yang dirugikan. Semua upaya ini demi penyaluran yang transparan dan tepat sasaran,” tutup Haemusri.(sb-02)
Pemkot Balikpapan dan Pertamina Perketat Validasi Data untuk Pastikan Elpiji 3 Kg Tepat Sasaran












