
BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan mengimbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga bahan pangan secara berlebihan. Meski stok pangan dinyatakan aman, sejumlah komoditas mulai menunjukkan kenaikan harga.
Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar, mengatakan kenaikan harga ini mulai terpantau pada bumbu-bumbuan seperti cabai dan tomat, serta komoditas daging dan ayam ras.
“Kalau dilihat dari ketersediaan stok, barangnya ada. Hanya persoalannya di harga,” ujar Haemusri saat intensifikasi pengawasan makanan menjelang Nataru 2025, Selasa (2/12/2025).
Haemusri menegaskan bahwa kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan memang lazim terjadi. Namun ia meminta pedagang tetap mengedepankan etika dan tidak memanfaatkan momen untuk mengambil keuntungan berlebihan.
“Ini momen berbagi, Natal dan Tahun Baru. Jangan seenaknya menaikkan harga,” tegasnya.
Pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk berbagai komoditas pangan. Pedagang diminta tidak menjual barang di atas batas harga tersebut.
“Kita harapkan seluruh pedagang jangan menjual di atas HET. Pemerintah sudah menetapkan semua komoditas pangan ada HET-nya,” jelas Haemusri.
Ia menambahkan, sanksi tegas dapat diberikan bagi pedagang yang melanggar aturan, termasuk sanksi berat berupa pencabutan izin usaha.
Menanggapi temuan Wakil Wali Kota mengenai swalayan yang tidak menyediakan produk UMKM, Haemusri menjelaskan bahwa kewajiban tersebut hanya berlaku bagi ritel modern.
“Kalau ritel itu wajib, 30 persen. Tapi kalau grosir tidak diwajibkan, kecuali pasar ritel,” tuturnya.
Meski tidak wajib, ia menilai kerja sama antara grosir dan pelaku UMKM tetap penting karena berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi lokal.
“Kalau pelaku usaha bisa ikut memberdayakan UMKM lokal untuk menambah pendapatan rumah tangga, itu lebih bagus,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa bagi ritel modern, aturan 30 persen produk UMKM bersifat mengikat dan menjadi bagian dari komitmen saat perizinan diterbitkan.
Disdag Balikpapan memastikan pengawasan distribusi dan harga pangan akan terus ditingkatkan hingga puncak perayaan Natal dan Tahun Baru. Pemerintah berharap stabilitas harga dapat terjaga sehingga masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.(sb-02)
Jelang Nataru, Disdag Balikpapan Ingatkan Pedagang Tidak Naikkan Harga Sembarangan












