Kota Balikpapan

Satpol PP Balikpapan Tingkatkan Pengawasan Anjal Selama Ramadan, Warga Diminta Aktif Melapor

29
×

Satpol PP Balikpapan Tingkatkan Pengawasan Anjal Selama Ramadan, Warga Diminta Aktif Melapor

Share this article
Kepala Satpol PP Balikpapan Boedi Liliono

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Keberadaan anak jalanan (anjal) yang meminta-minta di sejumlah titik keramaian di Kota Balikpapan kembali meningkat selama Ramadan 1447 Hijriah. Kondisi ini kerap muncul setiap bulan suci karena dimanfaatkan sebagian pihak untuk mencari sumbangan di jalan maupun di kawasan ramai.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Balikpapan pun meningkatkan pengawasan guna menjaga ketertiban serta kenyamanan masyarakat selama Ramadan.
Kepala Satpol PP Balikpapan, Boedi Liliono, mengatakan fenomena meningkatnya aktivitas anak jalanan hampir selalu terjadi setiap Ramadan. Lokasi dengan aktivitas masyarakat tinggi menjadi titik yang paling sering dimanfaatkan.
“Biasanya mereka memanfaatkan momentum Ramadan untuk mencari peluang dengan cara meminta-minta dan aktivitas sejenis. Karena itu, kami terus melakukan pengawasan,” ujar Boedi kepada media, Kamis (12/3/2026).
Menurutnya, Satpol PP memiliki tugas menertibkan berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Namun, keterbatasan jumlah personel membuat pengawasan tidak bisa dilakukan secara maksimal di seluruh wilayah Balikpapan.
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, Satpol PP mengajak masyarakat agar ikut berpartisipasi menjaga ketertiban dengan melaporkan aktivitas yang dianggap meresahkan.
“Jika ada laporan dari masyarakat, langsung kami tindak lanjuti. Kami memang tidak bisa melakukan pengawasan di seluruh wilayah Balikpapan,” jelasnya.
Boedi menegaskan, setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti oleh petugas. Setelah penertiban dilakukan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut terhadap anak jalanan maupun orang terlantar.
“Partisipasi masyarakat sangat penting. Kami juga memiliki call center yang bisa dihubungi untuk melaporkan kejadian di lapangan,” katanya.
Selain anak jalanan, laporan masyarakat juga sering berkaitan dengan keberadaan orang terlantar serta orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di ruang publik.
“Banyak laporan yang masuk justru terkait orang dengan gangguan jiwa dan orang terlantar. Jika ditemukan, kami akan melakukan pengamanan terlebih dahulu, kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut,” ungkap Boedi.
Dalam praktiknya, penanganan di lapangan juga disesuaikan dengan waktu kejadian. Jika kasus ditemukan pada siang hari, biasanya aparat wilayah setempat akan lebih dulu menangani.
Sementara pada malam hari, petugas Satpol PP akan turun langsung melakukan penertiban.
Di samping itu, patroli rutin tetap dilakukan untuk memantau situasi di berbagai titik keramaian di Balikpapan.
Berdasarkan pemantauan petugas, kawasan Balikpapan Kota menjadi wilayah yang paling sering ditemukan aktivitas anak jalanan.
Meski demikian, Boedi kembali menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam membantu penanganan di lapangan.
“Kalau ingin penanganannya tepat sasaran, masyarakat harus melaporkan,” tegasnya. (Adv Diskominfo Balikpapan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *