BALIKPAPAN, suarabalikpapan.com – Aliansi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menggelar acara buka puasa bersama di Hotel Grand Tiga Mustika, Balikpapan, pada Selasa (25/3/2025).
Acara yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan ini dihadiri oleh pengurus dan anggota AMSI Kaltim, serta puluhan wartawan dari berbagai media yang ada di Kaltim.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan di kalangan insan pers. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk saling berbagi pengalaman dan memperkuat soliditas antar wartawan, yang sangat penting dalam menghadapi tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks.
Ketua AMSI Kaltim, Ahmad Yani, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai wartawan.
“Sebagai wartawan, kita harus selalu menjaga solidaritas di tengah dinamika yang ada. Kebersamaan ini akan memudahkan kita dalam menghadapi tantangan profesi,” ujarnya.
Acara ini juga turut dihadiri oleh wartawan senior, Drs. H. Sjarifuddin Hs, yang kini menjabat sebagai pengawas AMSI Kaltim. Kehadirannya memberikan nuansa kebersamaan lintas generasi, mempererat hubungan antara wartawan senior dan junior, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kebebasan dan profesionalisme pers di Kaltim.
Momen spesial dalam acara buka puasa bersama ini adalah sesi pencerahan yang disampaikan oleh ustaz Solehuddin Siregar. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak para peserta untuk memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama makhluk-Nya.
“Disiplin dalam ibadah adalah kunci untuk meraih ketenangan dan keberkahan hidup. Jika kita mampu menjaga kedisiplinan dalam shalat, puasa, dan ibadah lainnya, maka itu akan tercermin dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai wartawan,” tegas ustaz Siregar.
Para peserta merasa pencerahan ini sangat bermakna, sebagai pengingat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah dan memperbaiki hubungan dengan sesama, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Setelah berbuka puasa bersama, acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh ustaz Solehuddin Siregar. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terlihat sangat kental, mencerminkan semangat kebersamaan di antara para wartawan AMSI Kaltim.
Secara keseluruhan, acara buka puasa ini tidak hanya menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai pengingat bagi semua peserta untuk menjaga keseimbangan antara tugas dunia dan kewajiban spiritual, agar dapat menjalankan profesi dengan lebih baik dan penuh berkah.
Dengan memperhatikan pentingnya pencerahan spiritual dan kebersamaan dalam kegiatan ini, AMSI Kaltim terus berkomitmen untuk membangun sinergi yang solid antar wartawan. Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi profesi jurnalistik lainnya dalam menjalankan tugas dengan integritas, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan yang tinggi.
Kedisiplinan dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan menjadi salah satu poin penting yang ditegaskan oleh ustaz Solehuddin Siregar. Hal ini tidak hanya berhubungan dengan kehidupan spiritual, tetapi juga berhubungan langsung dengan bagaimana seorang wartawan menjalani profesinya dengan penuh tanggung jawab dan integritas.(sb-03)












