DPRD Kaltim

Ananda Emira Moeis Dorong Kesetaraan Gender dan Peran Perempuan di Politik Kaltim

20
×

Ananda Emira Moeis Dorong Kesetaraan Gender dan Peran Perempuan di Politik Kaltim

Share this article
Wakil Ketua II DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis

SAMARINDA,suarabalikpapan.com –Wakil Ketua DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis, semakin menegaskan kiprahnya dalam dunia politik nasional dan regional. Posisi strategis yang ia jabat untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat, terutama perempuan.
Ananda menekankan bahwa peran perempuan dalam politik bukan hanya simbolis, tetapi juga substansial. Ia berharap kehadirannya di panggung politik dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda perempuan untuk terlibat lebih aktif dalam proses pengambilan kebijakan publik.
“Saya ingin menjadi contoh nyata bahwa perempuan bisa berperan besar di politik. Saya berharap posisi ini bisa memotivasi lebih banyak perempuan untuk percaya diri dan terjun ke dunia politik,” ujar Ananda, baru-baru ini di Samarinda.
Ananda mengakui perjalanan politiknya tidak lepas dari dukungan PDIP, partai yang dikenal konsisten memberikan ruang bagi kader perempuan. Ia menilai, dorongan dan kepercayaan dari partai sangat penting dalam meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik dan bidang strategis lainnya.
“Saya sangat bangga menjadi bagian dari PDI Perjuangan yang terus mendorong perempuan untuk maju. Ini menjadi energi tambahan bagi saya untuk terus berjuang demi kesetaraan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Samarinda, Ananda juga memberi perhatian besar pada pentingnya regenerasi politik, khususnya keterlibatan aktif perempuan di semua tingkatan. Ia meyakini bahwa meningkatnya partisipasi perempuan akan menciptakan kebijakan yang lebih adil dan inklusif.
“Perempuan harus diberi ruang lebih luas dalam pengambilan keputusan. Partisipasi mereka sangat penting untuk membentuk kebijakan yang lebih berkeadilan dan mencerminkan kepentingan semua pihak,” tegas Ananda.
Namun, Ananda tak menutup mata bahwa masih banyak tantangan yang dihadapi perempuan dalam politik, terutama stigma sosial dan pandangan negatif yang masih mengakar. Menurutnya, pendidikan dan kesadaran publik menjadi kunci utama untuk mengubah pola pikir tersebut.
“Kami perlu terus menunjukkan bahwa perempuan memiliki potensi dan kemampuan setara dengan laki-laki dalam memimpin dan mengambil keputusan,” imbuhnya.
Dengan semangat dan tekad kuat, Ananda berkomitmen untuk terus memperjuangkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Ia berharap pengalamannya dapat menginspirasi generasi muda perempuan untuk percaya diri menapaki jalur politik dan menjadi agen perubahan di masyarakat.
“Setiap langkah kecil yang kita ambil bisa membawa perubahan besar di masa depan,” pungkasnya.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *