Kota Samarinda

Asosiasi Pedagang Beras Kaltim Tegaskan Komitmen Jaga Stok dan Stabilitas Harga

867
×

Asosiasi Pedagang Beras Kaltim Tegaskan Komitmen Jaga Stok dan Stabilitas Harga

Share this article
Ketua Asosiasi Pedagang Beras Kaltim H. Muhammad Nasir

SAMARINDA,suarabalikpapan.com – Asosiasi Pedagang Beras Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga beras di wilayah Kalimantan Timur. Hal ini disampaikan oleh Ketua Asosiasi Pedagang Beras Kaltim, H. Muhammad Nasir, dalam keterangan pers yang diterima pada Jumat (19/9/2025).
Menurut Nasir, pembentukan asosiasi ini bertujuan untuk membangun sinergi di antara para pedagang beras, menjadi wadah tukar pendapat, serta mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan perdagangan beras. Selain itu, asosiasi juga berperan aktif membina anggotanya agar tidak melanggar aturan bisnis, termasuk membantu pedagang dalam pengurusan perizinan usaha.
“Asosiasi hadir sebagai jembatan antara pedagang dan pemerintah agar perdagangan beras berjalan lancar, sesuai regulasi, serta menjaga kestabilan stok dan harga di pasar,” ungkap Nasir.
Menanggapi isu beredarnya beras oplosan di wilayah Kaltim, Nasir menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada anggota asosiasi yang terlibat dalam praktik tersebut. Asosiasi juga telah memberikan penekanan kepada seluruh anggotanya untuk tidak melakukan oplosan yang melanggar hukum dan merugikan konsumen.
Terkait kebijakan pemerintah mengenai Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras di Kaltim sebesar Rp15.400 per kilogram, Nasir menjelaskan bahwa pedagang kesulitan mengikuti harga tersebut karena harga pengambilan dari Sulawesi sudah melampaui angka HET. Ditambah lagi, biaya operasional pengiriman yang tinggi membuat margin keuntungan pedagang menjadi sangat tipis.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan dinas terkait. Mereka bisa memahami kondisi ini, selama pedagang tidak mengambil keuntungan berlebihan,” jelasnya.
Asosiasi Pedagang Beras Kaltim juga menegaskan peran strategis mereka dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Mereka terus berupaya menjaga kestabilan pasokan beras serta menekan gejolak harga di pasar.
Selain itu, asosiasi juga rutin melakukan edukasi dan sosialisasi kepada para pedagang mengenai regulasi pemerintah, serta siap menjalin kolaborasi dengan instansi terkait guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kaltim tetap kondusif.
“Kami ingin semua pedagang teredukasi dengan baik. Tujuannya agar perdagangan beras di Kalimantan Timur berlangsung adil, legal, dan berkontribusi positif terhadap stabilitas sosial dan ekonomi,” pungkas Nasir.
Dengan komitmen kuat dari Asosiasi Pedagang Beras Kaltim, diharapkan distribusi dan harga beras di wilayah Kalimantan Timur tetap terkendali, meskipun menghadapi tantangan seperti isu beras oplosan dan tekanan dari kebijakan HET. Kolaborasi dengan pemerintah dan edukasi terhadap pedagang menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan regional.(sb-01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *