KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA

Aulia-Rendi Resmi Dilantik, Kukar Idaman Dilanjutkan Tanpa Masa Transisi

41
×

Aulia-Rendi Resmi Dilantik, Kukar Idaman Dilanjutkan Tanpa Masa Transisi

Share this article
Bupati dan Wakil Bupati Kukar 2025–2030, Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin, resmi dilantik Gubernur Kaltim.

TENGGARONG,suarabalikpapan.com – Pemerintahan baru Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dimulai dengan pelantikan dr. Aulia Rahman Basri dan H. Rendi Solihin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kukar periode 2025–2030. Pelantikan dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud di Pendopo Odah Etam Samarinda, Senin (23/6/2025).
Pelantikan ini menandai kesinambungan pemerintahan tanpa jeda dari pemimpin sebelumnya, dengan komitmen kuat untuk melanjutkan program prioritas Kukar Idaman.
Bupati Aulia mengungkapkan bahwa undangan pelantikan baru diterima malam sebelumnya. Meski berlangsung mendadak, ia menegaskan tidak akan ada penundaan dalam bekerja.
“Kami mendapat undangan sekitar jam 10 malam. Kenapa cepat? Karena kami harus mengikuti retret kepala daerah. Tapi ini bukan alasan untuk menunda kerja. Begitu pulang, kami langsung mulai,” tegas Aulia.
Berbeda dari pemerintahan baru pada umumnya, Aulia menyatakan bahwa pihaknya tidak membuat program 100 hari kerja. Sebaliknya, program-program yang sudah berjalan akan langsung diteruskan dan disempurnakan.
“Kami tidak memulai dari nol. Program Kukar Idaman tetap berjalan dan ditingkatkan. Kami menyempurnakan, bukan mengganti,” jelasnya.
Salah satu prioritas yang langsung dijalankan adalah program di sektor perikanan. Bantuan untuk nelayan produktif ditingkatkan signifikan, dari Rp25 ribu menjadi Rp100 ribu.
Komitmen terhadap layanan kesehatan juga ditegaskan Aulia. Program “Berobat dengan KTP” akan terus dilanjutkan, karena terbukti bermanfaat bagi masyarakat Kukar.
“Ini bukan hal baru, tapi komitmen yang kami lanjutkan. Kukar Idaman Terbaik artinya memperkuat apa yang sudah terbukti membawa manfaat,” ujar Aulia.
Terkait dokumen perencanaan, Aulia menyebut bahwa meskipun RPJMD periode 2025–2030 belum disahkan, pemerintahan tetap berjalan dengan acuan RPJMD sebelumnya.
“Selama program masih inline dengan arah pembangunan jangka panjang, maka bisa langsung dijalankan,” ujarnya.
Aulia menilai bahwa hasil Pilkada menunjukkan dukungan masyarakat terhadap keberlanjutan program, bukan semata pada figur pimpinan.
“Yang berubah hanya sosoknya, bukan arah program. Kukar Idaman adalah pilihan masyarakat, dan kini kami hadir dengan versi yang lebih kuat,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Aulia menekankan pentingnya kemitraan dengan media sebagai jembatan antara pemerintah dan rakyat.
“Insya Allah, dalam waktu dekat kami akan duduk bersama kawan-kawan media. Pers adalah mitra strategis untuk menyampaikan suara rakyat,” tutupnya.
Dengan semangat tanpa transisi dan tanpa langkah mundur, pasangan Aulia–Rendi siap mendorong percepatan pembangunan Kukar dalam lima tahun ke depan.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *