BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur resmi menetapkan status siaga hidrometeorologi sebagai respons terhadap potensi cuaca ekstrem dan banjir yang diperkirakan terjadi selama musim penghujan akhir tahun ini.
Penetapan status ini diumumkan dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025 yang digelar di Hotel Grand Senyiur, Balikpapan, pada Jumat (22/8/2025). Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai instansi dan stakeholder terkait, termasuk BMKG, Dinas Kehutanan, Dinas Pekerjaan Umum, serta perwakilan dari TNI/Polri dan dunia usaha.
Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kaltim, Tresna Rosano, status siaga ini mencakup ancaman hidrometeorologi basah seperti banjir dan tanah longsor, serta hidrometeorologi kering seperti kekeringan dan kebakaran hutan. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman tersebut.
“Setelah melewati cuaca panas, kini kita memasuki musim penghujan. Karena itu, koordinasi dengan seluruh OPD, TNI/Polri, dan stakeholder sangat penting untuk menyatukan langkah penanganan bencana,” ungkap Tresna.
Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa wilayah Kalimantan Timur diperkirakan akan mengalami intensitas hujan tinggi hingga Desember 2025. Menyikapi hal ini, BPBD Kaltim menetapkan status siaga hidrometeorologi berlaku hingga 31 Desember 2025.
BPBD juga menyoroti pentingnya peran semua pihak dalam memperkuat sistem peringatan dini serta memastikan respons yang cepat dan tepat saat bencana terjadi.
“Harapan kami, seluruh OPD, TNI/Polri, dunia usaha, hingga media dapat bersatu padu dalam satu komando. Dengan begitu, penanganan bencana bisa berjalan lebih cepat, tepat, dan efektif,” tambahnya.
Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya sistematis Pemprov Kaltim dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan 2025, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mitigasi bencana.
BPBD Kaltim juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, memantau informasi resmi dari BMKG dan BPBD, serta segera melapor jika terjadi potensi bencana di wilayah masing-masing.(sb-02)
BPBD Kaltim Tetapkan Status Siaga Hidrometeorologi hingga Desember 2025, Waspadai Banjir dan Cuaca Ekstrem












