
TANA PASER,suarabalikpapan.com-Tingginya curah hujan yang mengguyur Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, pada Selasa (3/5/2022) sekira pukul 23.30 wita telah menyebabkan beberapa bangunan di Jalan Poros Paser-Penajam Paser Utara (PPU) Kilometer 89 Desa Lombok, RT 01 Kecamatan Long Ikis mengalami longsor.
Kapolres Paser AKBP Kade Budiyarta, SIK melalui Kapolsek Long Ikis Iptu Hermawan, mengatakan, pada Rabu (4/5/2022) sekira pukul 04.00 wita, para personil di pos penjagaan mudik Lebaran, mendapatkan laporan dari masyarakat ada pergeseran tanah akibat tingginya curah hujan cukup tinggi.
Dari laporan tersebut petugas segera melakukan pengecekan ke TKP, benar saja apa yang di laporkan masyarakat, tanah di lokasi tersebut mulai bergerak perlahan dan mulai turun dari badan jalan akibat guyuran hujan, dan petugas segera memasang rambu berupa traffic cone di beberapa lokasi yang mengalami pergeseran.
“Awalnya kami dapat laporan belum longsor, sekira pukul 05.00 wita kami mendapatkan laporan kembali bahwa di lokasi tersebut sudah longsor sepanjang 30 meter dengan kedalaman 1 Meter lebih,” kata Hermawan, kepada awak media, pada Kamis (5/5/2022). Hermawan melanjutkan, karena kondisi tanah terus mengalami pergerakan, serta arus balik paska mudik mulai tinggi, petugas segera memasang polis line serta rambu barekade.
Menurutnya, terjadinya longsor di lokasi tersebut akibat tingginya curah hujan serta struktur tanah berbentuk jurang, faktor tersebut yang mempengaruhi terjadinya longsor. “Atas kejadian tersebut kami bersyukur tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil saja yang sampai saat ini sedang dilakukan penghitungan. Kurang lebih 8 unit bangunan berupa rumah, ruko, dan bengkel sepeda motor yang mengalami kerusakan serta 2 tiang listrik roboh,” ujarnya.
Saat ini para korban kata Hermawan, sudah dilakukan evakuasi ke rumah kerabat serta ke dapur umum. Ia mengaku petugas sebelumnya juga telah melakukan evakuasi barang milik korban yang masih bisa di selamatkan, namun sempat mengalami kesulitan pasalnya tanah masih terus bergerak karena hujan pun masih gerimis sampai siang hari. “Ketika sore harinya petugas baru melanjutkan evakuasi barang milik korban yang masih bisa diselamatkan dan saat ini tanah sudah tidak bergerak lagi,” akunya.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melintas di jalur tersebut untuk berhati-hati, sebab saat ini arus balik sudah mulai padat diharapkan tetap selalu waspada karena adanya penyempitan jalan akibat longsor tersebut. “Tetap waspada serta perhatikan rambu yang telah di pasang oleh petugas di lokasi tersebut,”pintanya.(sb-06)












