DPRD Kaltim

Damayanti Dukung Peningkatan SDM Lokal, Disnakertrans Kaltim Luncurkan Program Pemagangan 2025

32
×

Damayanti Dukung Peningkatan SDM Lokal, Disnakertrans Kaltim Luncurkan Program Pemagangan 2025

Share this article
Anggota DPRD Kaltim Damayanti Hadiri Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Program Pemagangan Dalam Negeri serta Pengukuran Kompetensi dan Produktivitas Tenaga Kerja Tahun 2025.

SAMARINDA,suarabalikpapan.com – Dalam upaya menekan angka pengangguran dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur secara resmi meluncurkan Program Pemagangan Dalam Negeri dan Pelatihan Kerja Tahun 2025. Program strategis ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama bersama 15 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Kaltim, yang berlangsung pada Selasa, (24/6/2025) di Aula Disnakertrans Kaltim, Jalan Kemakmuran, Samarinda.
Acara penandatanganan dipimpin oleh Sekretaris Disnakertrans Kaltim, Aji Syahdu Gagah Citra, dan turut dihadiri oleh perwakilan LPK serta Anggota DPRD Kaltim, Damayanti, yang mewakili Ketua Komisi IV DPRD Kaltim.
Dalam sambutannya, Damayanti menyampaikan apresiasi atas peluncuran program pemagangan dan pelatihan yang dinilainya sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal, khususnya generasi muda.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pemagangan dan pelatihan merupakan cara efektif untuk mengasah kompetensi generasi muda Benua Etam agar siap terjun ke dunia kerja,” ujar Damayanti.
Politisi dari Komisi IV DPRD Kaltim tersebut juga menyoroti tingginya tingkat pengangguran, baik di tingkat nasional maupun provinsi. Menurutnya, pelatihan berbasis kebutuhan industri harus diperluas agar menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Timur.
Program ini juga dipandang sebagai bagian penting dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal menghadapi tantangan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berlokasi di wilayah Kalimantan Timur. Peningkatan kebutuhan tenaga kerja di sektor infrastruktur, industri, dan pelayanan publik mendorong pentingnya pelatihan kerja yang relevan dan aplikatif.
“Inisiatif ini penting untuk mencetak SDM yang tangguh, berdaya saing, dan berkontribusi aktif dalam membangun Kalimantan Timur sekaligus mendukung keberhasilan Ibu Kota Nusantara,” tegas Damayanti.
Contoh Pendekatan Inklusif dalam Penanganan Ketenagakerjaan
Program yang digagas oleh Disnakertrans Kaltim ini diharapkan dapat menjadi role model bagi provinsi lain dalam menangani isu ketenagakerjaan secara inklusif dan berkelanjutan. Dengan menggandeng LPK dan dukungan legislatif, diharapkan lebih banyak pencari kerja di Kaltim mendapatkan akses pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja modern.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *