
BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Antrean truk di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Balikpapan telah menutupi bahu-bahu jalan protokol sehingga rawan terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas) serta mengganggu kenyamanan para pejalan kaki. Selain itu, truk-truk yang antre ini telah menutupi warga yang berjualan di pinggir jalan.
“Saya khawatir antrean truk ini bisa menyebabkan kecelakaan lalulintas. Seperti di Jalan R Suprapto, Balikpapan Barat serta Jalan Mayjend Sutoyo Gunung Malang,” kata anggota DPRD Kota Balikpapan Wiranata Oey kepada awak media, di Gedung Parlemen Balikpapan, Selasa (15/3/2022).

Menurut politisi PPDI Perjuangan tersebut antrian truk ini sangat menggangu kenyamanan warga serta rawan terjadi lakalantas. Untuk itu, dirinya berharap aparat terkait seperti Dinas Perhubungan (Dishub) serta petugas Kepolisian mengatur dan menertibkan truk-truk tersebut agar tidak mengganggu arus lalulintas.
Ia juga mendorong Pemkot Balikpapan melakukan pertemuan dengan PT Pertamina untuk membahas antrean truk BBM tersebut guna mencarikan solusi. “Saya kira sudah saatnya Pemkot Balikpapan menyiapkan SPBU khusus bagi truk-truk ini di luar kota agar tidak antre di jalan-jalan protokol dalam kota yang dapat mengganggu kenyamanan warga serta rawan terjadi lakalantas,” pungkasnya.(sb-03).












