DPRD Paser

Dewan Teken Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD Paser 2021-2026

231
×

Dewan Teken Nota Kesepakatan Rancangan Awal RPJMD Paser 2021-2026

Share this article
Ketua DPRD Hendra Wahyudi menerima berkas Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Paser 2021-2026 dalam rapat paripurna

TANA PASER,suarabalikpapan-DPRD Kabupaten Paser menggelar Rapat Paripurna dan Penandatanganan Nota Kesepakatan Pemerintah Kabupaten Paser tentang Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Paser Tahun 2021-2026 di ruang rapat Baling Seleloi DPRD Paser, Kamis (20/5/2021).

Rapat paripurna di pimpin Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi   didampingi Wakil Bupati Paser Hj Syarifah Masitah Assegaf, Wakil Ketua DPRD Paser Abdullah dan Fadly Imawan yang dihadiri seluruh anggota DPRD serta pimpinan OPD di lingkup Pemkab Paser.

Ketua DPRD Hendra Wahyudi mengatakan Rancangan Awal RPJMD tesebut merupakan penyempurnaan rancangan teknokratik, penjabaran visi dan misi kepala daerah, perumusan tujuan dan sasaran, strategi dan arah kebijakan, dan program pembangunan daerah.

“Hal lain yakni perumusan perangkat daerah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), yang penyusunannya berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), serta memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN),” ujarnya.

Anggota DPRD Paser Yairus Pawe berjarap Tim Penyusun RPJMD Kabupaten Paser Tahun 2021-2026 untuk dapat memperhatikan 9 Skala Prioritas pembangunan yang merupakan janji Bupati dan Wakil Bupati kepada masyarakat Kabupaten Paser. “Perlu strategi dalam penguatan program monitoring dan evaluasi kinerja dari masing-masing Perangkat daerah,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat mewujudkan perekonomian daerah yang mandiri dan berdaya saing terkait strategi pengembangan industri berbasis sumber daya pertanian (agro industri) dan pengembangan industri hilir produk olahan CPO (crude palm oil) dalam rangka menciptakan nilai tambah industri berbasis kelapa sawit. “Ini perlu mendapatkan komitmen dari Bapak Bupati, apakah akan didanai melalui APBD atau melalui skema kerja sama antar daerah,” harapnya.

Sementara itu,  Wakil Ketua DPRD Paser, Fadly Imawan mengatakan, dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Paser perlu dilakukan terobosan dalam program pembangunan daerah, sehingga ketersediaan pangan dan kemampuan masyarakat untuk mengaksesnya dapat lebih optimal lagi. “Program prioritas untuk menjadikan pertanian sebagai sektor andalan kabupaten, hal ini perlu dijabarkan secara lebih operasional dalam program perangkat daerah, terkait komoditas apa saja yang akan dikembangkan,” kata Fadly, usai rapat paripurna.

Ia mengatakan, saat ini DPRD Paser sedang membuat raperda tentang ketahanan pangan. Ini adalah amanah UU bagaimana pemerintah daerah menjamin ketahanan pangan warganya, apalagi sebelumnya, Paser pernah menjadi lumbung padi Kalimantan Timur. “Semua hal yang berkaitan dengan ketahanan pangan, akan kami dukung utamanya padi. Berkaitan dengan lahan sangat mencukupi, baik lahan basah dan kering,” ucapnya.

Ia mengharapkan kepada seluruh komponen masyarakat, untuk mempererat persatuan, saling bahu membahu membangun Bumi Daya Taka. “Agar dapat mewujudkan visi dan misi yang dibawa oleh Bupati dan Wakil Bupati Paser periode 2021-2024, yaitu Kabupaten Paser Maju, Adil dan Sejahtera” pungkasnya.(sb-06)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *