Kota Balikpapan

DLH Apresiasi Peran PKK dalam Program Pengurangan Sampah Kota Balikpapan

56
×

DLH Apresiasi Peran PKK dalam Program Pengurangan Sampah Kota Balikpapan

Share this article
Kepala DLH Balikpapan Sudirman Djayaleksana

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan mengapresiasi dukungan aktif Tim Penggerak PKK dalam program pengurangan sampah yang sejalan dengan target pemerintah pusat. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi mewujudkan target pengelolaan sampah 50 persen pada tahun 2025 sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menyebutkan bahwa pada tahun 2024, target nasional untuk pengurangan sampah sebesar 30 persen telah berhasil direalisasikan. Kini, pihaknya mendorong partisipasi lintas sektor untuk mencapai target lanjutan tahun 2025.
“Kami mengapresiasi sinergi dengan PKK. Program ini sejalan dengan arahan Menteri Lingkungan Hidup yang disampaikan saat kunjungan ke Balikpapan beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Sudirman menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga perlu dukungan dari masyarakat, khususnya di tingkat RT, kelurahan, dan kecamatan. Kolaborasi DLH dan kader PKK bertujuan mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui pemilahan sejak dari rumah tangga.
“Kader PKK akan mensosialisasikan cara memanfaatkan sampah organik seperti sisa sayuran menjadi kompos. Sementara sampah nonorganik seperti plastik dan kaleng akan diarahkan untuk didaur ulang,” tambahnya.
Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud, menegaskan bahwa program ini dikoordinasikan oleh Pokja 3 yang membidangi lingkungan hidup, namun tetap melibatkan semua pokja karena sifat program yang lintas sektor.
Saat ini, terdapat lebih dari 11.000 kader PKK di Balikpapan. Jika setengah dari jumlah tersebut aktif dalam memilah sampah, maka proses di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) akan lebih efisien.
“Dengan pemilahan dari rumah, waktu dan tenaga di TPAS akan sangat terbantu. Ini merupakan upaya nyata mendukung pengurangan sampah di kota,” tegas Nurlena.
Selain program lingkungan, TP PKK juga fokus pada isu penanganan stunting dan peningkatan partisipasi ibu-ibu muda dalam kegiatan posyandu. Menurut Nurlena, kunjungan ke posyandu di Balikpapan baru mencapai 45 persen dari target nasional sebesar 95 persen.
Sebagai bagian dari persiapan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tingkat nasional, berbagai kegiatan telah dirancang, seperti pemeriksaan kesehatan gratis untuk 3.000 warga, pameran produk lokal, dan aneka acara lainnya. Sebanyak 90 persen persiapan sudah rampung, termasuk anggaran, lokasi, dan susunan acara.
“Puncak HKG dan Rakernas akan digelar di Samarinda, namun rangkaian kegiatan di Balikpapan akan dipusatkan di Dome Balikpapan sebagai venue utama,” tutup Nurlena.
Kolaborasi DLH dan PKK Balikpapan dalam program pengurangan sampah menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Jika konsisten dijalankan, target nasional pengurangan sampah 50 persen pada 2025 bukan hal mustahil.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *