Provinsi Kaltim

DPMPD Kaltim Gelar Rapat Teknis Bahas Percepatan Pembangunan Desa

93
×

DPMPD Kaltim Gelar Rapat Teknis Bahas Percepatan Pembangunan Desa

Share this article
DPMPD Provinsi Kaltim menggelar Rapat Teknis Percepatan Pembangunan Desa di Hotel Novotel Balikpapan pada Senin (23/10/2023).

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Rapat Teknis Percepatan Pembangunan Desa dengan Tema “Optimalisasi Sinergitas Pemerintah Provinsi & Kabupaten dalam Mewujudkan Kemandirian Desa & Mensejahterakan Masyarakat” di Hotel Novotel Balikpapan pada Senin (23/10/2023).

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kaltim, Miskoyo mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah bagaimana mengentaskan pembangunan desa tertinggal di Kaltim agar menjadi desa yang maju, berkembang dan mandiri.
Menurutnya, dari rapat teknis menghasilkan beberapa pokok pembahasan dan kesepakatan diantaranya perlu adanya kolaborasi dan sinergitas, antar stake holder di tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kecamatan dalam percepatan pengentasan pembangunan pada 5 desa tertinggal di Kaltim berdasarkan hasil pendataan Index Desa Membangun (IDM) 2023 yakni di Kampung Mapulu, Kampung Deraya, Tanjung Soke, Lemper dan Kampung Gerunggung.
“Peran masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Teknis dalam pengalokasian anggaran melalui intervensi program atau kegiatan untuk meningkatkan status IDM desa tersebut di tahun 2024,” katanya.
Khusus untuk Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Berau, kata Dia, yang masih memiliki desa/kampung tertinggal perlu mendapat perhatian pemerintah dalam upaya meningkatkan status IDM dari tertinggal menjadi berkembang.
Bappeda Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Barat dapat mengajukan usulan anggaran melalui bantuan keuangan (Bankeu) untuk meningkatkan status IDM ke Bappeda Provinsi Kaltim. Kami berharap secepatnya di lima desa tertinggal tersebut menjadi desa berkembang, maju dan mandiri sehingga tidak ada lagi desa tertinggal di Kaltim,” harapnya.(adv/sb-02/diskominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *