BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memberikan subsidi pendidikan senilai Rp3,9 miliar kepada 13 Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta dalam rangka mendukung pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Hj. Iim, menyampaikan apresiasi terhadap langkah strategis ini. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi solusi konkret untuk mengatasi keterbatasan daya tampung di sekolah negeri.
“Ini sangat membantu bagi murid SD yang ingin melanjutkan ke jenjang SMP, tetapi tidak tertampung di sekolah negeri. Sekolah swasta kini mendapat dukungan langsung dari pemerintah,” ujarnya di Gedung Parlemen Balikpapan, Kamis (26/6/2025).
Ia menambahkan, beberapa SMP negeri dan swasta di Balikpapan telah menjalankan sistem PPDB bersama, sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan yang merata bagi seluruh lulusan SD. Hal ini menjadi langkah preventif terhadap ketimpangan penerimaan siswa baru.
Dalam APBD 2025, Pemkot Balikpapan mengalokasikan dana untuk membantu siswa yang masuk ke sekolah swasta, dengan rincian:
Subsidi uang gedung sebesar Rp1,5 juta per siswa dan subsidi SPP bulanan sebesar Rp150 ribu per bulan selama satu tahun.
Total subsidi ini akan dialokasikan ke 13 SMP swasta yang telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemkot. Mereka bertanggung jawab untuk menampung 30 persen siswa yang tidak diterima di sekolah negeri, mengingat daya tampung sekolah negeri hanya mampu menampung sekitar 70 persen siswa lulusan SD setiap tahunnya.
“Kami berharap, siswa yang tidak lolos di sekolah negeri tidak putus sekolah, tapi bisa langsung mendaftar ke sekolah swasta yang telah ditunjuk,” ujar politisi dari Fraksi PKS tersebut.
Kebijakan subsidi ini dinilai sebagai langkah inklusif untuk menjamin akses pendidikan menengah pertama yang merata dan terjangkau di Kota Balikpapan.(sb-03)
DPRD Apresiasi Subsidi Rp3,9 Miliar Pemkot Balikpapan untuk 13 SMP Swasta dalam PPDB 2025












