BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – DPRD Kota Balikpapan memberikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) atas penyaluran bantuan alat pertanian kepada Kelompok Tani Gunung Binjai, Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur.
Bantuan tersebut berupa mesin pengering (dryer) dan penggiling gabah (Rice Milling Unit/RMU) yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Japar Sidiq, menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat membantu petani meningkatkan hasil produksi sekaligus mengurangi potensi kerugian pascapanen.
“Bantuan ini sangat penting untuk mendukung petani, terutama dalam meningkatkan produksi dan kualitas hasil panen,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Japar mengungkapkan, saat ini hasil produksi petani di wilayah tersebut masih sekitar 30 persen, dengan sebagian hasil panen terbuang akibat keterbatasan fasilitas pengolahan.
Dengan adanya mesin modern tersebut, produksi diperkirakan dapat meningkat hingga lebih dari 70 persen. Adapun luas lahan pertanian yang dikelola kelompok tani mencapai sekitar 40 hektare.
“Dengan teknologi ini, hasil panen bisa lebih optimal dan tidak banyak terbuang,” jelasnya.
Selain bantuan alat, DPRD juga mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPKP), untuk menambah jumlah tenaga penyuluh.
Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola pertanian secara modern dan berkelanjutan.
Bantuan mesin yang diperkirakan bernilai sekitar Rp600 juta per unit ini diharapkan memberikan dampak jangka panjang terhadap ketahanan pangan daerah.
DPRD menegaskan pentingnya pengawasan dan evaluasi agar bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Japar juga menambahkan, program ini sejalan dengan peran Bank Indonesia dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), khususnya dalam menjaga stabilitas harga pangan.
Mesin pengering dan penggiling gabah merupakan teknologi pascapanen modern yang berfungsi meningkatkan efisiensi pengolahan padi.
Alat pengering berfungsi menurunkan kadar air gabah, sementara mesin penggiling mengubah gabah kering menjadi beras siap konsumsi dengan kualitas lebih baik.
Penggunaan teknologi ini tidak hanya mengurangi risiko kerusakan hasil panen, tetapi juga meningkatkan nilai jual beras di pasaran.(sb-03)
DPRD Balikpapan Apresiasi Bantuan Bank Indonesia untuk Petani Gunung Binjai












