DPRD Balikpapan

DPRD Balikpapan Minta Pemkot Prioritaskan Penanganan Banjir dan Air Bersih

57
×

DPRD Balikpapan Minta Pemkot Prioritaskan Penanganan Banjir dan Air Bersih

Share this article
Ketua DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan kembali menyoroti dua persoalan krusial yang dinilai harus segera mendapat penanganan serius dari Pemerintah Kota, yakni banjir dan layanan air bersih oleh PDAM atau Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB).
Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, menegaskan bahwa persoalan banjir yang kerap terjadi di sejumlah titik kota membawa dampak merugikan bagi masyarakat. Menurutnya, hal ini harus menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan dan penganggaran.
“Masalah banjir masih menjadi perhatian serius. Dampaknya sangat terasa bagi warga, dan ini menjadi pekerjaan rumah utama bagi pemerintah kota,” ujar Alwi, Senin (29/4/2025).
Selain banjir, Alwi juga menyoroti masalah layanan air bersih yang belum merata. Ia menyebutkan banyak masyarakat, baik pelanggan lama maupun calon pelanggan baru PDAM, masih kesulitan mendapatkan aliran air bersih secara konsisten.
“Yang sambungan baru susah, bahkan pelanggan lama pun masih sering tidak mendapat aliran air. Ini menunjukkan sistem distribusi air kita belum maksimal,” jelasnya.
Menurut politisi Partai Golkar ini, dua isu tersebut — banjir dan layanan air bersih — merupakan masalah paling mendesak yang dihadapi Kota Balikpapan saat ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD dan pemerintah kota untuk mencari solusi efektif dan memastikan alokasi anggaran tidak dikurangi meski ada kebijakan efisiensi.
“Kami memahami adanya efisiensi anggaran, tapi untuk penanganan banjir dan air bersih harus tetap jadi prioritas utama,” tegas Alwi.
Lebih lanjut, ia mengakui bahwa banjir bukan hanya terjadi di Balikpapan, tetapi juga di kota-kota besar lain seperti Jakarta, Makassar, dan Samarinda. Namun, hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak melakukan pembenahan.
“Kita tidak bisa beralasan karena kota lain juga banjir. Justru ini jadi tantangan bagaimana kita bisa mengurangi titik-titik rawan banjir di Balikpapan,” tandasnya.
Dengan dorongan DPRD dan kesadaran akan urgensi persoalan ini, diharapkan Pemerintah Kota Balikpapan bisa lebih serius dalam menuntaskan permasalahan banjir dan memperluas akses layanan air bersih bagi seluruh warganya.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *