DPRD Balikpapan

DPRD Balikpapan Pastikan Distribusi Elpiji dan Kebutuhan Pokok Sesuai HET Menjelang Ramadan

280
×

DPRD Balikpapan Pastikan Distribusi Elpiji dan Kebutuhan Pokok Sesuai HET Menjelang Ramadan

Share this article
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan Subari

BALIKPAPAN,suarabalikpapan.com–Menjelang Ramadan 2026, DPRD Kota Balikpapan melalui Komisi II bergerak cepat untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman, termasuk BBM, elpiji, dan sembilan bahan pokok (sembako).
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, Subari, menegaskan pihaknya telah menjadwalkan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Pertamina Patra Niaga dan para agen untuk mengantisipasi potensi kelangkaan, khususnya gas elpiji yang biasanya meningkat saat bulan puasa.
“Kami ingin memastikan menjelang Ramadan tidak ada kelangkaan BBM, terutama gas elpiji, karena ini kebutuhan vital masyarakat,” ujar Subari kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).
Subari menambahkan, RDP sempat tertunda karena pihak Pertamina sedang berada di luar kota, namun Komisi II menegaskan pertemuan tersebut harus terlaksana sebelum Ramadan.
“Pertamina sudah menyampaikan komitmen untuk hadir Jumat ini. Kami ingin mendapat kepastian langsung terkait stok dan distribusi,” katanya.
Politisi Fraksi Golkar ini juga menyoroti keluhan warga terkait mulai langkanya BBM dan kenaikan harga di lapangan. Ia menegaskan distribusi harus berjalan lancar dari agen ke pangkalan hingga masyarakat.
“Harga harus sesuai HET. Tidak boleh ada oknum yang memainkan harga atau menimbun. Distribusi dari agen ke pangkalan harus lancar dan sampai ke masyarakat,” tegas Subari.
Selain BBM dan elpiji, Komisi II DPRD Balikpapan juga menggelar RDP dengan sejumlah ritel modern untuk memastikan ketersediaan bahan pokok serta menjamin tidak ada produk kedaluwarsa yang beredar.
Pengawasan tidak hanya dilakukan lewat rapat, tetapi juga melalui inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik di Balikpapan. Sidak dilakukan secara maraton hingga menjelang Ramadan, dengan lokasi dirahasiakan untuk hasil pengawasan maksimal.
“Kami akan terus sisir lapangan. Pajak itu dibayar konsumen, jadi tidak boleh disalahgunakan. Ini akan kami pastikan kembali,” tambah Subari.
Komisi II DPRD Balikpapan menegaskan komitmennya menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok demi kenyamanan masyarakat menyambut Ramadan.(sb-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *